Mendes Yandri Dukung DPP LDII Bentuk Desa Binaan Tematik di Berbagai Wilayah

Monday, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com– Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) Dody Taufiq Wijaya beserta jajaran DPP LDII di kantor Kemendes PDT Kalibata, Senin (27/4/2026).

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menyampaikan bahwa DPP LDII siap untuk mendampingi dan membentuk desa binaan tematik dalam rangka menindaklanjuti MoU yang sudah dilakukan antara DPP LDII dan Kemendes PDT beberapa waktu lalu.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan beberapa desa yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia untuk diusulkan menjadi desa binaan tematik yang akan didampingi untuk membentuk desa binaan tematik berdasarkan potensi desa tersebut.

Seperti Desa Gadingmangu di Kabupaten Jombang yang berpotensi diusulkan sebagai desa sehat bersama, Desa Batu Nanta Kabupaten Melawi diusulkan sebagai desa ketahanan pangan dan Desa Way Bungur di Lampung Timur yang berpotensi untuk dibangun sebagai Desa Ecowisata.

Selain itu ada juga Desa Anugerah dan Desa Lantari di Kabupaten Bombana yang diusulkan sebagai Desa Sorgum dan Jagung, Desa Kuala Pembuang Satu Kabupaten Seruyan sebagai desa wisata pertanian, Desa Martadah Baru di Kabupaten Tanah Laut yang berpotensi sebagai desa Sorgum dan Talas, serta Desa Pantai Cabe di Kabupaten Tapin yang berpotensi sebagai desa janur tiram dan pupuk organik.

“LDII mengusulkan ada 8 desa binaan tematik, ada yang di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, di Jawa juga ada. Mudah-mudahan ini menjadi amal salehnya warga LDII untuk menjadi penggerak desa binaan LDII dan Kementerian Desa PDT,” ungkap Dody.

Menanggapi hal tersebut, Mendes Yandri mendukung upaya yang akan dilakukan oleh DPP LDII. Menurutnya, elemen organisasi masyarakat seperti LDII adalah mitra yang sangat strategis dalam pembangunan desa, termasuk membentuk desa binaan.

See also  Gus Halim: Pertumbuhan Ekonomi Desa Harus Disampaikan ke Publik

Lebih lanjut Yandri mengatakan bahwa keberadaan LDII di berbagai wilayah dan di tengah-tengah masyarakat memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan partisipasi warga desa, memberdayakan masyarakat desa hingga menjadi mitra pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Banyak tadi desa-desa tematik yang diusulkan, ada desa ketahanan pangan, desa wisata dan lain sebagainya. Inti pokoknya kami sudah melihat komitmen tinggi LDII dari berbagai aspek, apakah itu ketahanan pangan, bela negara, kemudian sumber daya manusia dan lain sebagainya itu saya menyaksikan langsung. Luar biasa dan layak untuk dijadikan contoh dan Kemendes bisa mereplikasi itu ke desa-desa, sehingga desa-desa benar-benar bisa mandiri, maju dan berdaya,” ungkap Yandri.

“Semua komponen anak bangsa itu mesti terlibat, apakah itu pejabat negara, ormas, kampus atau pihak swasta untuk terlibat langsung membuat desa binaan. LDII harus membuat peta jalan yang akan dikelola langsung oleh Kemendes PDT bersama LDII. Dan kami tahu basis-basis LDII selalu beririsan dengan desa dan di desa itu tentu banyak potensi dan itu mau kita kembangkan,” sambung Yandri.

Turut mendampingi Mendes Yandri dalam pertemuan ini yaitu Irjen Kemendes PDT Masyhudi, Dirjen PEID Kemendes PDT Tabrani, Kepala BPI Kemendes PDT Mulyadin Malik serta Staf Khusus Menteri Fahad At-Tamimi.

Berita Terkait

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB