Genap Satu Tahun Beroperasi, PLTU Suralaya Perkuat Kelistrikan Nasional Ramah Lingkungan

Saturday, 23 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com– PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat kinerja positif pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 & 10 Suralaya berkapasitas 2 x 1.000 MW yang berlokasi di Cilegon, Banten. Genap satu tahun melewati masa uji operasi, hasil kolaborasi bersama Doosan Heavy Industries & Construction ini menunjukkan kinerja konsisten dengan efisiensi tinggi. Capaian ini sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik pada sistem Jawa–Bali yang melayani kebutuhan rumah tangga, bisnis, dan industri.

PLTU Jawa 9 & 10 Suralaya milik PT Indo Raya Tenaga (IRT) ini merupakan salah satu proyek engineering, procurement, and construction (EPC) strategis nasional. Pembangkit ini dibangun menggunakan teknologi Ultra Super Critical (USC) yang dirancang menghasilkan listrik lebih efisien dibandingkan pembangkit konvensional. Konsumsi batu bara dan fuel oil yang lebih rendah pada teknologi USC turut berkontribusi pada penurunan emisi yang dihasilkan.

Pemerintah menetapkan standar baku mutu pembangkit listrik termal melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 15 Tahun 2019. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa pemenuhan standar tersebut merupakan salah satu indikator utama dalam penyediaan energi yang lebih bersih.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa keberhasilan melewati masa uji operasi satu tahun menjadi indikator penting keandalan desain dan konstruksi yang diterapkan pada proyek ini. “Keberhasilan menyelesaikan masa uji operasi selama satu tahun menunjukkan bahwa PLTU Jawa 9 & 10 Suralaya tidak hanya dibangun dengan standar tinggi, tetapi juga mampu beroperasi secara optimal, efisien, dan sesuai ketentuan lingkungan yang berlaku,” ujarnya.

Selama satu tahun uji operasi, PLTU Jawa 9 & 10 Suralaya mencatat operasi yang stabil. Penggunaan teknologi USC memungkinkan pembangkit menghasilkan energi listrik dengan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat serta dampak lingkungan yang lebih terkendali sesuai standar.

See also  Lima Tahun Bergulir, Program Light Up The Dream Donasi Pegawai PLN Nyalakan 29.109 Listrik Gratis untuk Keluarga Pra Sejahtera

Kinerja pembangkitan tersebut didukung infrastruktur pendukung berkapasitas besar. Pembangkit ini dilengkapi cerobong (chimney) setinggi 265 meter serta jetty berkapasitas hingga 80.000 DWT yang menunjang kebutuhan logistik batu bara secara efisien. Tersedia pula sistem Air Insulated Switchgear (AIS) 500 kV dan Transmission Line yang berperan menjaga stabilitas penyaluran listrik ke jaringan sistem Jawa-Bali.

Fasilitas Balance of Plant (BOP) juga melengkapi operasional PLTU Jawa 9 & 10 Suralaya. Berbagai sistem penunjang tersebut dirancang agar pembangkit dapat beroperasi secara terintegrasi dan berkesinambungan.

Dari sisi lingkungan, PLTU Jawa 9 & 10 Suralaya dilengkapi sistem pengendalian yang modern. Perangkat Electrostatic Precipitator (ESP), Flue Gas Desulfurization (FGD), dan Selective Catalytic Reduction (SCR) digunakan untuk mengendalikan partikulat, Sulfur Oksida (SOx), dan Nitrogen Oksida (NOx). Kombinasi teknologi ini memastikan gas buang yang dihasilkan tetap berada di bawah baku mutu emisi yang ditetapkan pemerintah.

Keberhasilan uji operasi juga menegaskan kapasitas Hutama Karya sebagai BUMN konstruksi dalam pembangunan infrastruktur energi berskala besar. Perusahaan berkomitmen menjalankan setiap proyek dengan mengedepankan aspek mutu, keselamatan, dan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan yang berlaku.

Berita Terkait

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tag :

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Friday, 18 September 2026 - 10:47 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih

Wednesday, 16 September 2026 - 23:30 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Wednesday, 16 September 2026 - 17:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

Foto Dok Astra

Berita Terbaru

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Friday, 18 Sep 2026 - 17:01 WIB

foto istimewa

Berita Utama

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 Sep 2026 - 15:44 WIB