Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

Friday, 10 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Barat II di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Berada di kawasan dataran tinggi dengan udara yang relatif sejuk, SR Kabupaten Bandung wujudkan lingkungan belajar yang nyaman bagi para siswa. Nilai tambah lainnya, SR Kabupaten Bandung juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan yang berstandar internasional sehingga mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan SR merupakan bentuk komitmen pemerintah melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” kata Menteri Dody.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Tomi Hendratno mengatakan, salah satu keunggulan lainnya dari SR Kabupaten Bandung adalah aksesibilitasnya yang strategis.

“Dari sisi aksesibilitas, lokasinya cukup dekat dengan Gerbang Tol Soreang, sekitar 10 menit. Kemudian dekat juga dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung. Untuk iklimnya atau suhunya juga relatif dingin dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Tomi.

Selain mempertimbangkan kenyamanan lingkungan belajar, Kementerian PU juga mendesain kawasan SR Kabupaten Bandung agar tangguh menghadapi kondisi cuaca. Mengingat lokasinya yang berada di daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi, kawasan sekolah dilengkapi juga dengan sistem drainase terpadu.

“Salah satu kelebihan Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung ini adalah kami membangun 3 kolam retensi di area site untuk mengendalikan banjir ketika curah hujan cukup tinggi, sehingga air dari sistem drainase kawasan tidak meluap ke permukiman warga,” jelas Tomi.

See also  Kinerja ASN Berbasis Output, Bukan Kehadiran

Ketiga kolam retensi tersebut masing-masing memiliki luas sekitar 620 meter persegi, 710 meter persegi, dan 240 meter persegi, dengan kapasitas tampung berturut-turut mencapai 1.550 meter kubik, 1.775 meter kubik, dan 600 meter kubik. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan kawasan pendidikan yang aman, nyaman, sekaligus adaptif terhadap kondisi lingkungan.

Untuk memastikan pembangunan selesai sesuai target menjelang pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Kementerian PU menerapkan sejumlah strategi percepatan. “Strategi percepatan yang kami lakukan antara lain menambah jumlah tenaga kerja dan melakukan pembagian menjadi tiga shift. Pekerja bekerja dari pagi hingga malam, kemudian dilanjutkan oleh shift berikutnya sampai pagi hari,” jelas Tomi.

“Selain itu, kami juga melakukan inovasi pada pekerjaan finishing dengan mengganti metode plester dan aci menjadi sistem stick on wall menggunakan material UPVC pada beberapa massa bangunan yang dipercepat. Kami juga memastikan kedatangan material dan peralatan konstruksi berlangsung optimal untuk mendukung penyelesaian pekerjaan sesuai target,” tambahnya.

SR Kabupaten Bandung dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan total luas bangunan mencapai 26.876,43 m2 dan nilai kontrak sebesar Rp264,7 miliar dengan progres mencapai 84,8 %.

Kawasan pendidikan tersebut dilengkapi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, dapur, kantin, lapangan olahraga, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya untuk mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas.(#PU608)

Berita Terkait

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT
Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027
Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden
BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Sunday, 16 August 2026 - 12:26 WIB

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Saturday, 15 August 2026 - 22:56 WIB

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB