Viva Yoga: 61 Bupati Usulkan Kawasan Baru Transmigrasi

Sunday, 24 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Viva Yoga Mauladi menegaskan konsep urbanisasi dan transmigrasi memiliki perbedaan mendasar. Urbanisasi merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota atas inisiatif sendiri maupun ajakan pihak lain. Namun, jika tidak diimbangi keterampilan dan ketersediaan lapangan kerja, urbanisasi berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

“Kalau pergi ke kota tanpa keterampilan kerja dan lapangan kerja yang tersedia, maka arus perpindahan penduduk itu bisa menimbulkan kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, hingga merusak citra kota,” ujar Viva Yoga saat mengisi podcast di Jakarta, Kamis (21/5).

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan program transmigrasi yang dijalankan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam program transmigrasi, warga yang berpindah ke kawasan baru telah dipersiapkan secara matang.

“Mereka diberi lahan, rumah, hingga dijamin kehidupannya selama satu sampai satu setengah tahun. Sebelum ditempatkan di satuan pemukiman, mereka juga dilatih terlebih dahulu agar mampu mengolah lahan yang diberikan,” jelasnya.

Program transmigrasi yang dijalankan sejak 1950 dinilai membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program tersebut juga mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di luar Pulau Jawa.

Viva Yoga menyebut, kawasan yang sebelumnya kosong, sepi, terisolasi, dan minim aktivitas perlahan berkembang menjadi wilayah produktif dengan akses yang semakin baik. Keberhasilan itulah yang membuat banyak kepala daerah tertarik mengembangkan kawasan transmigrasi baru.

“Ada 61 proposal yang diajukan para bupati untuk membuka kawasan baru transmigrasi di daerahnya yang masih luas dan minim penduduk,” ungkapnya.

Menurut Viva Yoga, para kepala daerah melihat langsung manfaat program transmigrasi dalam membuka keterisolasian wilayah hingga memunculkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dari aktivitas yang kecil hingga akhirnya menjadi kota. Jadi program ini mampu menciptakan kota-kota baru,” tambah mantan anggota Komisi IV DPR RI tersebut.

See also  Kemendagri Gelar Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021

Data Kementerian Transmigrasi mencatat, program transmigrasi telah melahirkan 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten, serta tiga provinsi baru di Indonesia.

“Desa hingga kabupaten dan provinsi akan bertambah bila kawasan baru yang diajukan para bupati direalisasi,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Viva Yoga juga menjelaskan bahwa transmigran tidak harus berlatar belakang petani. Saat ini, kawasan transmigrasi dikembangkan secara tematik sesuai potensi unggulan masing-masing daerah.

“Kalau di Jambi unggulannya sawit, di Musi Banyuasin padi, di Gorontalo Utara kelapa, sedangkan di Sulawesi Tengah ada cokelat, durian, dan kakao,” katanya.

Ia menambahkan, tingginya minat daerah membuka kawasan transmigrasi baru juga dipengaruhi perubahan paradigma kebijakan transmigrasi. Pada era Orde Baru, kebijakan transmigrasi bersifat top down atau ditentukan pemerintah pusat. Namun setelah reformasi, pendekatannya berubah menjadi bottom up.

“Pemerintah daerah yang menentukan ada tidaknya transmigrasi di wilayahnya,” ucap Viva Yoga.

Melihat banyaknya proposal yang masuk dari berbagai daerah, Viva Yoga optimistis program transmigrasi akan terus memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah sekaligus memperkuat pembangunan nasional.

“Dengan fakta demikian, saya berharap Kementerian Transmigrasi ke depannya tidak digabung-gabungkan lagi dengan bidang lainnya,” pungkas mantan Presidium MN KAHMI tersebut.

Berita Terkait

Penuhi Hajat Hidup Masyarakat, Kementerian PU Salurkan Air Bersih di Nabire
Soal RUU Perampasan Aset, Dasco: Tak Selesai, Kami Mundur
Mulai 28 Agustus 2026, Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan melalui Pintu Tol Bypass
Dukung Layanan Irigasi Aceh Tenggara, Kementerian PU Rehabilitasi dan Rekonstruksi DI Lawe Alas
18.504 Personel TNI-Polri Amankan 62 Aksi di Jakarta
Kawal Penataan BUMN dan Proyek Strategis Nasional, Hutama Karya Teken Kerja Sama Hukum dengan JAMDATUN Kejaksaan Agung
Kunjungi Sekretariat KCI, Viva Yoga: Pentingnya Memenuhi Hak Royalti Kepada Pencipta Lagu
Besok Ada Aksi di DPR, Jakartans Diminta Siap Atur Rute Perjalanan

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 14:31 WIB

Penuhi Hajat Hidup Masyarakat, Kementerian PU Salurkan Air Bersih di Nabire

Friday, 28 August 2026 - 01:14 WIB

Soal RUU Perampasan Aset, Dasco: Tak Selesai, Kami Mundur

Friday, 28 August 2026 - 01:00 WIB

Mulai 28 Agustus 2026, Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan melalui Pintu Tol Bypass

Friday, 28 August 2026 - 00:54 WIB

Dukung Layanan Irigasi Aceh Tenggara, Kementerian PU Rehabilitasi dan Rekonstruksi DI Lawe Alas

Thursday, 27 August 2026 - 17:18 WIB

18.504 Personel TNI-Polri Amankan 62 Aksi di Jakarta

Berita Terbaru

Hukum

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang

Friday, 28 Aug 2026 - 15:30 WIB

Ekonomi - Bisnis

Menkeu Purbaya Paparkan Pokok RAPBN 2027 di Banggar DPR

Friday, 28 Aug 2026 - 14:50 WIB