WFH Dinilai Efektif Tekan Konsumsi BBM

Wednesday, 27 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto / foto ist

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto / foto ist

daelpos.com – Pemerintah memutuskan memperpanjang kebijakan work from home (WFH) setelah hasil evaluasi menunjukkan kebijakan tersebut efektif menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite. Langkah ini dinilai menjadi strategi yang tidak hanya menjaga efisiensi energi nasional, tetapi juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di berbagai kota besar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil evaluasi pelaksanaan WFH pada April 2026 menunjukkan adanya penurunan konsumsi BBM yang cukup signifikan.

“Berdasarkan evaluasi pemerintah, penggunaan BBM jenis Pertalite turun hingga mendekati 9 persen selama kebijakan WFH diterapkan,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Menurut Airlangga, angka tersebut menjadi indikator bahwa pengurangan mobilitas harian masyarakat mampu memberikan dampak nyata terhadap konsumsi energi nasional. Penurunan aktivitas perjalanan, terutama di kawasan perkotaan dan wilayah penyangga ibu kota, dinilai berhasil menekan penggunaan kendaraan pribadi pada jam-jam sibuk.

Ia menjelaskan, kebijakan fleksibilitas kerja selama ini bukan semata-mata untuk mengurangi kemacetan, tetapi juga menjadi bagian dari langkah pemerintah mendorong efisiensi operasional dan penghematan energi di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

“WFH terbukti membantu mengurangi tekanan lalu lintas, memperbaiki efisiensi perjalanan masyarakat, sekaligus menekan konsumsi BBM harian,” katanya.

Selain berdampak pada konsumsi energi, pemerintah juga mencatat adanya perbaikan kualitas lalu lintas selama penerapan WFH. Tingkat kepadatan kendaraan di sejumlah ruas utama mengalami penurunan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Pemerintah menilai pola kerja fleksibel mulai menunjukkan efektivitas dalam mendukung transformasi budaya kerja modern yang lebih adaptif dan berbasis hasil kerja. Karena itu, kebijakan WFH akan terus dievaluasi dan diterapkan secara terukur agar tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas ekonomi nasional.

See also  Dukcapil Kemendagri Pro-Aktif Ganti Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Bencana

Airlangga menegaskan, produktivitas aparatur dan pekerja tetap menjadi perhatian utama pemerintah. Karena itu, implementasi WFH dilakukan dengan pengawasan berbasis kinerja serta pemanfaatan teknologi digital untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.

“Kita ingin memastikan fleksibilitas kerja tetap sejalan dengan target produktivitas dan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga melihat kebijakan ini memiliki dampak positif terhadap pengurangan emisi karbon dan kualitas lingkungan perkotaan. Dengan berkurangnya kendaraan yang beroperasi setiap hari, emisi gas buang dinilai ikut menurun.

Dalam jangka panjang, pemerintah akan terus mengkaji kemungkinan penerapan pola kerja hybrid sebagai bagian dari transformasi birokrasi dan sistem kerja nasional yang lebih efisien.

“Ke depan, pola kerja yang fleksibel dan berbasis digital akan menjadi salah satu arah transformasi tata kelola pemerintahan dan dunia kerja Indonesia,” tutur Airlangga.

Pemerintah memastikan evaluasi terhadap kebijakan WFH akan dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, kebutuhan pelayanan publik, tingkat mobilitas masyarakat, hingga efektivitas penghematan energi nasional.

Berita Terkait

DPD RI Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Momentum Idul Adha 1447 H
Komite IV DPD RI Kawal Pemanfaatan APBN 2026 di NTB
Masjid di Travoy Rest Gelar Salat Iduladha untuk Pengguna Tol
Perkuat Implementasi TJSL Berbasis ESG, Hutama Karya Raih Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026
Kunjungi Kantor DPD RI Aceh, Sekjen DPD RI Dorong Penguatan Kinerja dan Soliditas Pegawai
Menuju Tujuh Dekade: Astra Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan dan Penciptaan Nilai Jangka Panjang
Ketua DPD RI Dorong Pemuda Masjid Mengiprahkan Nilai Keislaman di MTQ Internasional 2026
Viva Yoga: 61 Bupati Usulkan Kawasan Baru Transmigrasi

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 23:36 WIB

WFH Dinilai Efektif Tekan Konsumsi BBM

Wednesday, 27 May 2026 - 18:04 WIB

DPD RI Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Momentum Idul Adha 1447 H

Tuesday, 26 May 2026 - 18:23 WIB

Masjid di Travoy Rest Gelar Salat Iduladha untuk Pengguna Tol

Tuesday, 26 May 2026 - 11:13 WIB

Perkuat Implementasi TJSL Berbasis ESG, Hutama Karya Raih Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

Tuesday, 26 May 2026 - 10:45 WIB

Kunjungi Kantor DPD RI Aceh, Sekjen DPD RI Dorong Penguatan Kinerja dan Soliditas Pegawai

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto / foto ist

News

WFH Dinilai Efektif Tekan Konsumsi BBM

Wednesday, 27 May 2026 - 23:36 WIB