Penimbun Sampah Ilegal Jangan Senyum Dulu, Pramono Siapkan Hukuman

Wednesday, 5 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tak main-main menyikapi kebakaran di lahan penimbunan sampah ilegal di Jalan Penggilingan Baru 1, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Selain menimbulkan kerugian, insiden tersebut juga merenggut nyawa seorang petugas pemadam kebakaran yang gugur saat menjalankan tugas.

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada pihak swasta yang diduga menjadi penyebab kebakaran akibat aktivitas penimbunan sampah secara ilegal.

“Kami akan umumkan secara terbuka siapa pun yang melakukan itu dan kami akan memberikan sanksi sosial,” tegas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8).

Menurutnya, hasil penelusuran sementara menunjukkan kebakaran dipicu oleh timbunan sampah yang menggunung di lahan kosong. Sampah tersebut dikumpulkan oleh pihak swasta yang menjalankan usaha pengangkutan limbah.

Karena itu, Pramono telah menginstruksikan dinas terkait agar perusahaan atau kelompok yang bertanggung jawab menanggung seluruh biaya dampak kebakaran, termasuk kompensasi yang timbul akibat peristiwa tersebut.

“Besok kita akan memberikan kompensasi biaya yang harus ditanggung oleh kelompok itu. Sebab mereka bukan perorangan, mereka ada kelompoknya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pramono juga memastikan lahan kosong tersebut tidak boleh lagi digunakan sebagai lokasi penimbunan sampah. Jika praktik serupa kembali ditemukan, Pemprov DKI akan mengumumkan identitas perusahaan yang terlibat kepada publik.

“Kalau memang masih dilakukan, selain kita kenakan mereka harus bayar, kami akan umumkan kepada publik mengenai perusahaan ini siapa yang melakukan penimbunan,” tandasnya.

Pramono mengungkapkan, pihak swasta tersebut mengumpulkan sampah dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), lalu memungut biaya atas jasa pengangkutan sampah yang mereka lakukan.

Untuk itu, ia meminta pelaku usaha di sektor Horeka tidak lagi menggunakan jasa perusahaan pengangkut sampah yang terbukti melakukan penimbunan secara ilegal.

See also  Permudah Layanan Publik melalui Multi Kanal, Kementerian PANRB Hadirkan Public Service Day

Menurut Pramono, praktik penimbunan sampah sembarangan sangat berbahaya, terlebih Jakarta saat ini menghadapi musim kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Penimbunan sampah ilegal bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat dan para petugas di lapangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT
Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027
Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden
BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Sunday, 16 August 2026 - 12:26 WIB

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Saturday, 15 August 2026 - 22:56 WIB

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB