Kejar Tuntas Pengendalian Banjir, Pemprov DKI Targetkan 20 Proyek Rampung pada 2027

Saturday, 30 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat upaya pengendalian banjir dengan menargetkan penyelesaian 20 proyek strategis yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota pada 2027.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemprov DKI dalam meningkatkan kapasitas pengendalian banjir sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem dan peningkatan intensitas hujan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin, mengatakan percepatan pembangunan berbagai infrastruktur pengendali banjir dilakukan sebagai respons atas meningkatnya curah hujan ekstrem yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, fenomena cuaca yang semakin tidak menentu menuntut pemerintah untuk mempercepat pembangunan sarana dan prasarana pengendalian banjir agar risiko genangan dan banjir dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Perubahan iklim menyebabkan intensitas hujan semakin tinggi. Karena itu, berbagai proyek pengendalian banjir harus dipercepat agar kapasitas sistem drainase dan pengelolaan air di Jakarta semakin baik,” ujar Ika.

Ia menjelaskan, proyek-proyek yang tengah dikerjakan meliputi pembangunan dan normalisasi sungai, waduk, embung, kolam retensi, peningkatan kapasitas pompa air, hingga pengembangan sistem drainase di sejumlah titik rawan genangan.

Pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya difokuskan pada wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir, tetapi juga kawasan permukiman padat penduduk yang berpotensi terdampak akibat tingginya curah hujan.

Ika menegaskan, seluruh proyek dirancang untuk meningkatkan kemampuan Jakarta dalam menampung, mengalirkan, dan mengendalikan volume air saat terjadi hujan lebat maupun kiriman air dari wilayah hulu.

Selain pembangunan fisik, Pemprov DKI juga terus melakukan pemeliharaan rutin terhadap saluran air, pengerukan sungai dan waduk, serta optimalisasi pengoperasian pompa di berbagai lokasi.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di kawasan penyangga Jakarta juga menjadi faktor penting dalam penanganan banjir secara menyeluruh.

See also  Ventilator Tengkurap

“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi lintas wilayah karena sistem aliran sungai saling terhubung antara Jakarta dan daerah sekitarnya,” katanya.

Pemprov DKI berharap penyelesaian 20 proyek pengendali banjir tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan luas dan durasi genangan di ibu kota.

Dengan infrastruktur yang lebih memadai, Jakarta diharapkan semakin tangguh menghadapi ancaman cuaca ekstrem sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pemerintah juga optimistis berbagai proyek yang saat ini berjalan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga sebelum memasuki musim hujan pada tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

Bank Jakarta Perluas Akses Modal, UMKM Tak Ketergantungan Pinjol
Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta
DPRD DKI Soroti Raperda APBD 2027 Senilai Rp82,89 Triliun
UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar
Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun
31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki
Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 17:55 WIB

Bank Jakarta Perluas Akses Modal, UMKM Tak Ketergantungan Pinjol

Thursday, 22 October 2026 - 13:04 WIB

Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta

Tuesday, 20 October 2026 - 10:59 WIB

DPRD DKI Soroti Raperda APBD 2027 Senilai Rp82,89 Triliun

Saturday, 17 October 2026 - 18:14 WIB

UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar

Tuesday, 13 October 2026 - 16:08 WIB

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Berita Terbaru