Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat

Sunday, 7 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris bersama sejumlah kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat pada Kamis (4/6). Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi strategis pemerintah dalam memastikan pembangunan infrastruktur di Sumatra Barat berjalan terarah, terintegrasi, dan selaras dengan agenda konektivitas nasional. Kegiatan tersebut difokuskan pada peninjauan koridor strategis Lembah Anai serta rencana lanjutan konektivitas Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin. Dua agenda ini menjadi perhatian penting karena memiliki peran strategis dalam memperkuat aksesibilitas antarkawasan, meningkatkan ketahanan jaringan transportasi, serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatra Barat.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Direktur Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian PPN/Bappenas Dail Umamil Asri, Plt. Direktur Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas Juari, Direktur Kemitraan dan Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Taufiq Hidayat, Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Andri N.R. Mardiah, serta Kasubdit Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum Fahmi Aldiamar. Hadir pula Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, perwakilan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, Direktur Operasi II PT Hutama Karya Infrastruktur Tomy Herlambang, beserta jajaran.

Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kebutuhan, tantangan, serta arah penguatan pembangunan infrastruktur di Sumatra Barat, khususnya pada sektor konektivitas transportasi.

“Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin melihat secara langsung kondisi, kebutuhan, serta tantangan pembangunan infrastruktur di lapangan, khususnya terkait penanganan koridor strategis Lembah Anai dan rencana lanjutan konektivitas Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin. Pembangunan ini kami pandang penting sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memastikan keberlanjutan manfaat jalan tol yang telah beroperasi. Ke depan, apabila koridor Bukittinggi–Sicincin ini dapat terhubung dengan ruas Sicincin–Padang, jaringan tol di Sumatra Barat akan berfungsi lebih utuh dan terintegrasi, baik dalam mempercepat arus logistik, meningkatkan efisiensi pergerakan orang dan barang, maupun menjadi akses alternatif yang lebih andal pada wilayah rawan bencana seperti Lembah Anai. Masukan dari pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan badan usaha pelaksana menjadi penting agar perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan dapat disusun secara lebih terpadu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Abdul Malik.

See also  Pemerintah Dukung Pejuang Ekonomi Garis Depan Wirausahawan Usaha Mikro

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebutuhan teknis di lapangan dengan arah perencanaan pembangunan infrastruktur nasional. “Bagi Hutama Karya, dukungan dan koordinasi lintas pemangku kepentingan sangat diperlukan agar pengembangan konektivitas di Sumatra Barat dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kami siap mendukung agenda tersebut melalui pelaksanaan proyek yang andal, adaptif, dan berorientasi pada manfaat jangka panjang,” ujar Iwan.

Dalam agenda peninjauan, Hutama Karya memaparkan perkembangan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sicincin–Padang yang sebelumnya telah beroperasi sepanjang 36 km, serta rencana lanjutan pengembangan konektivitasnya menuju Bukittinggi. Kehadiran ruas ini menjadi salah satu pengungkit mobilitas baru di Sumatra Barat, terutama dalam mempercepat waktu tempuh, memperluas akses menuju pusat-pusat ekonomi dan destinasi wisata, serta mendukung pergerakan barang dan jasa.
Selain itu, rombongan turut meninjau kawasan Lembah Anai untuk melihat progres penanganan infrastruktur pada salah satu koridor vital yang menghubungkan Kota Padang dengan wilayah tengah hingga utara Sumatra Barat. Penanganan koridor ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan konektivitas masyarakat, kelancaran logistik, serta keselamatan pengguna jalan.
Konektivitas Jalan Tol Sicincin–Padang dan koridor Lembah Anai juga menunjukkan pentingnya keterhubungan antarinfrastruktur strategis dalam membentuk jaringan transportasi yang utuh. Sejak dibukanya kembali akses Lembah Anai, trafik Tol Sicincin–Padang mencatat peningkatan signifikan. Pada periode libur panjang akhir pekan lalu, ruas ini bahkan menjadi ruas dengan pertumbuhan trafik tertinggi di lingkungan Hutama Karya, yakni lebih dari 80% dibandingkan trafik normal. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kehadiran akses penghubung yang andal mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan jalan tol.

See also  Epson Umumkan Pergantian Presiden Baru

Ke depan, manfaat tersebut diyakini akan semakin besar apabila konektivitas jalan tol dilanjutkan hingga koridor Bukittinggi–Sicincin sepanjang 41,10 km, yang merupakan bagian dari Jalan Tol Pekanbaru–Padang dan memiliki urgensi tinggi sebagai koridor strategis penghubung Sumatra Barat dengan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di Provinsi Riau. Berdasarkan kajian perencanaan, ruas Bukittinggi–Sicincin juga berpotensi memberikan penghematan waktu tempuh hingga 55,91% serta penghematan jarak perjalanan sebesar 8,88%, sehingga tidak hanya meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, peningkatan kunjungan wisata, serta pergerakan logistik yang lebih kompetitif bagi Sumatra Barat.

BAPPENAS TINJAU PROGRES PEMBANGUNAN FLYOVER PANORAMA I SITINJAU LAUIK

Pada hari berikutnya (5/6), rombongan Kementerian PPN/Bappenas melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik) yang dilaksanakan oleh PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL). Proyek ini merupakan salah satu infrastruktur prioritas yang diharapkan dapat meningkatkan keselamatan transportasi pada koridor Padang–Solok yang selama ini dikenal memiliki kondisi geometrik jalan yang menantang serta tingkat risiko kecelakaan yang tinggi, sekaligus memperkuat konektivitas dan kelancaran arus logistik di Sumatra Barat.

Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyampaikan bahwa Flyover Panorama I memiliki peran penting dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah. “Flyover Panorama I memiliki peran penting dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada koridor Padang–Solok sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana serta memperoleh dukungan yang diperlukan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Abdul Malik.

Dalam agenda peninjauan tersebut, HPSL memaparkan perkembangan pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik) yang hingga 25 Mei 2026 telah mencapai progres fisik sebesar 18,755%. Sementara itu, proses pengadaan lahan untuk proyek ini telah tuntas 100%, sehingga menjadi fondasi penting bagi percepatan pelaksanaan konstruksi pada tahap berikutnya.

See also  Paparkan Peta Jalan, Pertamina Perkuat Peran Strategis Sediakan Layanan Energi Bagi Masyarakat

Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik Michael Arthur Paulus Rumenser mengatakan bahwa Flyover Panorama I merupakan langkah awal dalam mewujudkan koridor transportasi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan di kawasan Sitinjau Lauik. Kehadiran proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan, tetapi juga menjadi pengungkit bagi pengembangan koridor Sitinjau Lauik secara bertahap dan terintegrasi, termasuk mendukung rencana pembangunan Flyover Panorama II pada masa mendatang guna memperkuat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi di Sumatra Barat. “Kami berharap kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan infrastruktur yang aman, andal, dan berkelanjutan di Sumatra Barat. Dengan dukungan seluruh pihak, Flyover Panorama I diharapkan dapat segera hadir sebagai solusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan di kawasan Sitinjau Lauik, tetapi juga dalam membuka akses yang lebih baik bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di masa mendatang,” ujar Michael.

Berita Terkait

Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera
Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN
Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman
BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
HKI Bangun Rest Area di Tol Betung-Jambi 1A, Siap Hadirkan Kenyamanan Bagi Pengendara
Menteri Transmigrasi Ajak Dubes Tiongkok Tinjau Sentra Kelapa, Ekosistem Ekonomi Baru Tumbuh di Halmahera Utara
Mendes Yandri dan Kepala BRIN Akan Implementasikan Hasil Riset ke Tingkat Desa
Mendes Yandri Gandeng UIN SMH Genjot Produksi Desa Tematik dan Desa Ekspor di Banten

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 16:15 WIB

Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat

Friday, 5 June 2026 - 18:52 WIB

Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN

Friday, 5 June 2026 - 18:41 WIB

Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman

Friday, 5 June 2026 - 18:30 WIB

BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Friday, 5 June 2026 - 11:03 WIB

HKI Bangun Rest Area di Tol Betung-Jambi 1A, Siap Hadirkan Kenyamanan Bagi Pengendara

Berita Terbaru

Olahraga

Voli Putri Indonesia Bungkam Iran 3-1 di AVC Cup-Women 2026

Saturday, 6 Jun 2026 - 20:44 WIB