TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Hasil Riset Untuk Pengembangan Ekonomi dan Industrialisasi di Kawasan Transmigrasi

Monday, 27 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 Kementerian Transmigrasi (Kementrans) diprogramkan untuk menindaklanjuti hasil riset TEP 2025.

“TEP tahun ini untuk merealisasikan perintisan produk unggulan di kawasan transmigrasi,” kata Wamen Viva Yoga di hadapan wartawan selepas memberi Pembekalan kepada 1.476 anggota TEP 2026, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/7).

Lebih lanjut dikatakan program-program transmigrasi orientasinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program TEP yang melibatkan 39 guru besar, 158 doktor, 263 master, dan 1.016 sarjana dari 10 universitas, yakni UI, IPB, ITB, Universitas Padjadjaran, UGM, Universitas Diponegoro, ITS, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanuddin ini diharapkan mampu menjalankan misinya secara maksimal. Sehingga nanti hasil tindak lanjut riset sebelumnya selain digunakan untuk Kementrans juga dapat direkomendasikan ke pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, kementerian terkait, dan lembaga lainnya.

“Semua tindak lanjut hasil riset dapat bermanfaat buat pengembangan ekonomi, sosial, dan industri di kawasan transmigrasi,” ujarnya.

Untuk mencapai itu maka sebelum disebar ke 53 kawasan transmigrasi, anggota TEP lebih dahulu diberi pembekalan.

“Pembekalan penting agar mereka bisa mengetahui kondisi ekonomi, sosial, budaya politik di masing-masing kawasan,” tuturnya.

Masing-masing kawasan disebut mempunyai ciri yang spesifik baik sosiologi, budaya, dan potensi sumber dayanya.

Ditambahkan dengan pembekalan membuat anggota TEP tidak kaget lagi dengan struktur sosial masyarakat di kawasan transmigrasi. Dengan pemahaman yang komprensif membuat mereka mudah berinteraksi dengan pemangku kepentingan baik tokoh adat, agama, budaya, aparat birokrasi setempat, dan stakeholder lainnya.

“Mereka langsung bisa melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan sinergi program yang dibawa dengan pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Wamen Viva Yoga berharap di kawasan transmigrasi anggota TEP memberi inovasi, kreasi, dan proses pembelajaran guna membangun perubahan-perubahan sosial dan ekonomi yang lebih produktif dan mensejahterakan.

See also  Akhirnya, Romahurmuziy Hirup Udara Bebas

Dengan melibatkan para civitas akademika dengan ilmu yang dimiliki diharap pembangunan kawasan transmigrasi menjadi terarah, berkelanjutan, dan bisa diukur target dan tujuannya.

“Hasil TEP bisa menjadi rekomendasi program pembangunan selanjutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Normalisasi Sungai Deket, Siapkan Pasokan Air untuk 440 Hektare Sawah di Lamongan
Menteri Dody Pastikan Penanganan Gempa Flores: Akses dan Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas
Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas
Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat
Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional
Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 22:33 WIB

Kementerian PU Normalisasi Sungai Deket, Siapkan Pasokan Air untuk 440 Hektare Sawah di Lamongan

Sunday, 16 August 2026 - 13:12 WIB

Menteri Dody Pastikan Penanganan Gempa Flores: Akses dan Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

Friday, 14 August 2026 - 17:44 WIB

Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas

Friday, 14 August 2026 - 17:41 WIB

Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat

Thursday, 13 August 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB