daelpos.com – Sebagai wujud nyata kontribusi dalam memberantas kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) akan melaksanakan pekerjaan pemasangan rangka gantry Radio Frequency Identification (RFID). Inovasi teknologi pengawasan jalan tol ini akan dipasang di Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) E KM 54+100 arah Jakarta pada Selasa (30/06) pukul 22.00 WIB hingga Rabu (01/07) pukul 05.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi berat aktual kendaraan yang ditimbang oleh sensor Weigh-In-Motion (WIM) di jalan tol, sebagai komitmen mendukung program Pemerintah menuju target Indonesia Zero ODOL 2027.
Untuk menjamin keamanan serta keselamatan kerja petugas maupun pengguna jalan selama proses pemasangan rangka berlangsung, Jasa Marga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kerja. Selama pekerjaan berlangsung, lajur bahu luar dan lajur 1 pada lokasi pekerjaan akan ditutup sementara waktu untuk kebutuhan mobilisasi alat berat dan material. Arus kendaraan yang melintas akan diarahkan sepenuhnya secara aman untuk menggunakan lajur 2 dan 3 yang tetap dioperasikan secara normal.
Jasa Marga juga memastikan pengamanan area kerja dilakukan secara berlapis dengan menyiagakan petugas pengatur lalu lintas untuk memandu arus kendaraan yang mengalir menuju arah Rorotan. Selain itu, berbagai rambu pemberitahuan, lampu selang, dan rambu petunjuk darurat telah dipasang di beberapa titik sebelum lokasi kerja agar pengguna jalan dapat mengantisipasi penyempitan lajur sejak dini. Seluruh pelaksanaan pengerjaan fisik ini diprogram dengan mempertimbangkan dinamika cuaca di lapangan untuk memastikan proses pekerjaan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.
Senior Manager Representative Office 1 JMT Alvin Andituahta Singarimbun menjelaskan bahwa pemasangan rangka gantry RFID ini difokuskan sebagai langkah preventif untuk melindungi keandalan aset jalan tol JORR dari kerusakan akibat beban kendaraan ODOL.
“Pemasangan rangka gantry RFID di KM 54+100 ini merupakan langkah konkret Jasa Marga dalam mempercepat pemberantasan kendaraan ODOL. Melalui sistem pemantauan canggih yang terintegrasi langsung dengan sensor WIM ini, kami dapat mengidentifikasi identitas kendaraan sekaligus menangkap data berat aktual truk. Penguatan mitigasi ini sangat penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat ODOL di lajur JORR, sehingga mampu menghadirkan infrastruktur jalan tol yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol,” ujar Alvin.
Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat proses pemasangan rangka gantry tersebut. Jasa Marga juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan tol agar selalu waspada, mematuhi rambu-rambu kerja, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Masyarakat juga diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatan secara bijak serta memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memasuki gerbang tol untuk menghindari antrean.
Informasi lalu lintas terkini di seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses secara real-time melalui berbagai kanal komunikasi resmi: One Call Center 24 jam di nomor 133, situs www.jasamarga.com, media sosial @official.jmmetropolitan, dan aplikasi Travoy.








