Kementerian PU Salurkan 18.000 Liter Air dan 9 Pompa ke Aceh Besar

Thursday, 6 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya melakukan penanganan ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino melalui penyediaan air bersih bagi masyarakat serta penyiapan kebutuhan air irigasi untuk mendukung swasembada pangan nasional. Salah satunya melalui penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Penyaluran air bersih ini juga diharapkan dapat menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah musim kemarau berkepanjangan.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan, layanan air berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim, termasuk ancaman kekeringan akibat El Nino.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Menteri Dody.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sebelumnya menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kering (Kekeringan) melalui Surat Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor 968 Tahun 2026. Penetapan status tersebut menjadi dasar percepatan langkah penanganan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melaksanakan rapat koordinasi penanganan kekeringan pada Minggu (2/8) dan dilanjutkan rapat koordinasi di Posko Penanganan Bencana Kabupaten Aceh Besar pada Senin (3/8) yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Besar. Rapat ini juga dihadiri Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, dan BPBPK Aceh, kemudian PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, BPBD Aceh Besar, dan instansi terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut disepakati beberapa langkah penanganan untuk mendukung sektor pertanian dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Melalui BWS Sumatera I, Kementerian PU menyatakan kesiapannya dalam menyediakan 9 pompa air guna mendukung pasokan air pertanian. Sementara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan mengatur kembali tata kelola distribusi air irigasi.

See also  Antisipasi Jelang Idul Fitri, Yashinta Sekarwangi Mega Bersama TPID Pantau Harga Bahan Pokok di Kulon Progo

Untuk penanganan kebutuhan air bersih masyarakat, BPBPK Aceh juga telah menyiapkan 8 personel dengan dukungan 1 unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter, 2 unit mobil tangki air berkapasitas masing-masing 4.000 liter, serta 1 unit kendaraan operasional double cabin. Sementara, PDAM Tirta Mountala mendukung dalam penyediaan sumber air baku, yang dibantu oleh BPBD Aceh Besar untuk proses penyaluran kepada masyarakat terdampak.

Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap pada Selasa (4/8) di Komplek Kota Reuntang yang dihuni oleh masyarakat dari Desa Ujong Keupula, Desa Lampanah, dan Desa Ujong Mesjid di Mukim Lampanah, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Total 18.000 liter air bersih berhasil tersalurkan kepada sekitar 170 Kepala Keluarga (512 jiwa) yang terdampak krisis air bersih di kawasan tersebut. Penyaluran akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, BPBD, serta instansi terkait agar distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kementerian PU terus berkomitmen dalam mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi kering melalui penyediaan layanan dasar bagi masyarakat. Koordinasi akan terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi bantuan berlangsung optimal serta menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Berita Terkait

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT
Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027
Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden
BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Sunday, 16 August 2026 - 12:26 WIB

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Saturday, 15 August 2026 - 22:56 WIB

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB