Dirut PLN Pimpin Langsung Peningkatan Pasokan Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan

Tuesday, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan), CEO Bosowa Corporindo, Subhan Aksa (tengah), dan GM PLTU Jeneponto, Albery Hadith Pramono (kiri) ketika meninjau percepatan perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto di Sulawesi Selatan, Senin (14/9).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan), CEO Bosowa Corporindo, Subhan Aksa (tengah), dan GM PLTU Jeneponto, Albery Hadith Pramono (kiri) ketika meninjau percepatan perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto di Sulawesi Selatan, Senin (14/9).

daelpos.com  – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo memimpin langsung upaya peningkatan pasokan pada sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Upaya tersebut dilakukan melalui inspeksi pada sejumlah unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Senin (14/9).

Dalam inspeksi tersebut, Darmawan meninjau proses perbaikan PLTU Jeneponto berkapasitas 2 x 100 megawatt (MW) milik swasta yang terkendala oleh gangguan teknis sehingga menyebabkan pasokan listrik berkurang. Perseroan juga turut mendukung percepatan perbaikan agar PLTU tersebut dapat segera kembali memasok listrik ke sistem Sulbagsel.

“Setiap megawatt sangat berarti dalam kondisi seperti ini. Karena itu, kami membantu mempercepat perbaikan PLTU Jeneponto agar dapat segera kembali masuk ke sistem. Bersamaan dengan itu, kami terus mengoptimalkan pembangkit yang tersedia dan menyiapkan tambahan pasokan,” ujar Darmawan.

Dalam kesempatan yang sama, Darmawan menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, sistem kelistrikan Sulbagsel juga menghadapi tekanan seiring menurunnya daya mampu sejumlah pembangkit hidro. Kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Niño menyebabkan produksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso, Bakaru, Malea, serta sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) menurun.

Dirinya merinci, daya mampu agregat pembangkit hidro turun dari sekitar 850 MW menjadi 250 MW, atau berkurang sekitar 600 MW. Kondisi ini menambah tekanan terhadap keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik di Sulbagsel.

Untuk meningkatkan pasokan, PLN menjalankan sejumlah langkah secara simultan. Selain mempercepat perbaikan pembangkit, PLN mengoptimalkan pembangkit yang tersedia dan menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit hingga 627 MW.

PLN juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meningkatkan potensi ketersediaan air bagi pembangkit hidro. Namun, kondisi atmosfer yang sangat kering membuat ketersediaan awan yang dapat disemai masih terbatas.

See also  Kementerian PU Siap Rehabilitasi Fasilitas Umum yang Rusak Pasca Momen Penyampaian Aspirasi Masyarakat

“Seluruh langkah ini kami jalankan secara paralel. Kami menargetkan pada akhir September 2026 pasokan dan kebutuhan listrik Sulbagsel dapat berangsur seimbang kembali. Prosesnya kami kawal dan evaluasi dari hari ke hari,” kata Darmawan.

Untuk jangka panjang, PLN juga menyiapkan penguatan sistem Sulbagsel agar lebih beragam, fleksibel, dan resilien menghadapi dinamika pasokan. Sesuai arahan Presiden melalui program PLTS 100 gigawatt (GW), PLN akan memperkuat sistem Sulbagsel dengan sekitar 5,2 GWp Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan 8,2 gigawatt hour (GWh) Battery Energy Storage System (BESS).

“PLTS akan menambah pasokan dari sumber yang tidak bergantung pada air, sementara BESS menjadi penyangga ketika produksi hidro turun. Kombinasi ini akan membuat sistem Sulbagsel lebih beragam, fleksibel, dan resilien,” pungkas Darmawan.

Berita Terkait

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi
PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi
Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring
Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026
Debat Bahasa Inggris, Ancaman AI Jadi Sorotan Mahasiswa ITPLN
Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal
Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 06:34 WIB

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi

Sunday, 11 October 2026 - 06:29 WIB

PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi

Saturday, 10 October 2026 - 21:14 WIB

Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring

Saturday, 10 October 2026 - 19:50 WIB

Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Saturday, 10 October 2026 - 16:59 WIB

Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Berita Terbaru