PGN Perkuat Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Thursday, 29 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Kesepakatan ini mencakup kerja sama dengan sejumlah pemasok gas bumi domestik, baik melalui jaringan pipa maupun Liquefied Natural Gas (LNG), termasuk kerja sama pemanfaatan pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela.
Tujuh dokumen kesepakatan tersebut terdiri atas tiga Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), amandemen PJBG, serta tiga LNG Sales and Purchase Agreement (SPA). Kesepakatan ini merupakan bagian dari langkah strategis PGN dalam memperkuat diversifikasi sumber pasokan sekaligus menjaga kesinambungan portofolio gas bumi untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang.
Adapun tiga PJBG ditandatangani dengan EMP Bentu, Medco Sakakemang B.V., dan PEP Sengeti. Sementara itu, amandemen PJBG dilakukan dengan Medco South Sumatera (Medco SS) sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kerja sama pasokan gas bumi yang telah berjalan.
PJBG dengan EMP Bentu sebesar hingga sekitar 4 BBTUD, Medco Sakakemang B.V. mencakup volume hingga sekitar 38 BBTUD mulai tahun 2027, dan PEP Sengeti mencakup volume pasokan hingga sekitar 5,7 MMSCFD mulai tahun 2028. Sementara itu, Amandemen III PJBG Medco SS mencakup volume sebesar 15 BBTUD. Masing-masing kesepakatan memiliki karakteristik volume dan periode penyaluran sesuai dengan ketentuan serta kesepakatan komersial para pihak.
Selain memperkuat pasokan gas bumi melalui pipa, PGN juga mengembangkan portofolio LNG melalui tiga kesepakatan LNG SPA yaitu dengan South Hub untuk periode pengiriman mulai tahun 2027, North Hub mulai tahun 2029, dan LNG Abadi Masela.
Kesepakatan LNG SPA Abadi Masela merupakan tindak lanjut dari Heads of Agreement (HOA) dan Key Term Sheet yang telah disepakati PGN bersama para kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Proyek Masela, dalam IPA Convex 2026 di Jakarta pada 20 Mei 2026.
Kerja sama dengan LNG Abadi Masela direncanakan mencakup pasokan LNG dengan total 775 TBTU selama 15 tahun sejak dimulainya operasi komersial proyek. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pasokan LNG domestik bagi PGN dalam jangka panjang, sejalan dengan perkembangan dan kesiapan operasional proyek.
“Kesepakatan komersial dengan pemasok hulu migas merupakan bagian penting dari upaya PGN dalam memperkuat keberlanjutan pasokan gas bumi. Melalui kerja sama ini, PGN terus mengoptimalkan pengelolaan portofolio pasokan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto.
Arief menambahkan bahwa penguatan portofolio melalui kombinasi pasokan gas pipa dan LNG menjadi salah satu strategi PGN dalam mengantisipasi dinamika ketersediaan pasokan sekaligus mendukung kebutuhan gas bumi di berbagai sektor pada masa mendatang, termasuk industri, komersial dan kelistrikan.
“Diversifikasi sumber pasokan, baik melalui gas pipa maupun LNG, diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas pengelolaan portofolio gas bumi PGN. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjaga keandalan layanan serta mendukung kebutuhan energi pelanggan,” lanjut Arief.
Kesepakatan ini sekaligus memperkuat sinergi Pertamina Group dalam mendukung pemanfaatan sumber daya gas bumi domestik dan ketahanan energi nasional. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus menjalankan peran strategis dalam mengintegrasikan pengelolaan pasokan, infrastruktur, dan penyaluran gas bumi untuk mendukung kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.
See also  PLN Nusantara Power Dukung Sedekah Oksigen di Bojonegoro, Tanam Ribuan Pohon untuk Lingkungan dan Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terkait

Maknai Sumpah Pemuda, Pertamina Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia
Direktur Biomassa EPI Apresiasi Co-Firing Biomassa di PLTU Rembang dan Tuban
Pertamina Patra Niaga Sulap Minyak Jelantah Jadi Bioavtur
Bukan Sekadar Energi, Listrik Bisa Jadi Kunci Inovasi RI
HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Pertamina Highlights the Importance of Energy Collaboration in ASEAN at the 51st ASCOPE
Satukan Semangat untuk Kelistrikan Indonesia, PLN Icon Plus Peringati Hari Listrik Nasional ke-81
PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 16:26 WIB

PGN Perkuat Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Thursday, 29 October 2026 - 08:47 WIB

Maknai Sumpah Pemuda, Pertamina Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia

Thursday, 29 October 2026 - 08:33 WIB

Direktur Biomassa EPI Apresiasi Co-Firing Biomassa di PLTU Rembang dan Tuban

Wednesday, 28 October 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga Sulap Minyak Jelantah Jadi Bioavtur

Wednesday, 28 October 2026 - 12:19 WIB

Bukan Sekadar Energi, Listrik Bisa Jadi Kunci Inovasi RI

Berita Terbaru

Berita Terbaru

BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari

Thursday, 29 Oct 2026 - 16:37 WIB