Banjir di Kawasan PLBN Aruk Tidak Ganggu Aktivitas Perlintasan Antarnegara

Tuesday, 5 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Wendelinus Fanu melaporkan bahwa seluruh aktivitas perlintasan orang dan arus ekspor tetap berjalan normal di PLBN Aruk pada Senin (4/3).

Sebelumnya, zona penunjang PLBN Aruk yang berada di Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) turut terdampak terjangan banjir bandang, mulai pada Minggu (3/3/2024) dini hari, dan surut pada Pukul 07.00 WIB.  

“Banjir tidak sampai mengganggu perlintasan antarnegara. Hari ini aktivitas perlintasan orang dan perlintasan ekspor tetap berjalan normal, sudah surut,” jelas Wendel. 

Wendel menjelaskan, banjir bandang turut menerjang zona penunjang PLBN Aruk pada Pintu Gerbang PLBN, Wisma Indonesia dan Pos Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) TNI..

Banjir juga menyebakan beberapa ruas jalan turut tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi pada beberapa titik jalan menuju PLBN Aruk. 

Penyebab banjir bandang, menurut Wendel, disebabkan karena pendangkalan 2 sungai yang bersinggungan dengan PLBN Aruk Yakni Sungai Aruk dan Sungai Pangkaras. 

Selain itu, hujan dengan intensitas tinggi juga mengguyur sekitar Sajingan Besar sejak Jumat (1/3/2024). 

“Kedua sungai ini yang berhulu di Bukit Dindan dan hilirnya masuk ke Sungai Sambas Besar,” tambah Wendel. 

Ia menjelaskan, PLBN Aruk akan memberikan laporan kepada Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan dalam melakukan pengerukan dan upaya lanjutan pencegahan banjir. 

Hal ini mengingat potensi banjir masih bisa terjadi, seiring prediksi curah hujan di Sajingan Besar masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan, sesuai pengamatan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).  

“Sampai hari ini, beberapa desa pada sekitar kawasan PLBN Aruk tercatat masih terendam banjir, Seperti di Desa Sebunga Sajingan Besar,” pungkasnya.

See also  Permudah Konektivitas Antar Desa, Kementerian PUPR Bangun 558 Jembatan Gantung Sepanjang 2015-2023

Berita Terkait

Perjuangkan Pelestarian Aksara Kawi, LaNyalla Temui Fadli Zon
BPD Tak Sekadar Bank Daerah, Mesin Dividen dan Penggerak Ekonomi Lokal
Larang Konsep One Man Show, Mendes Ingin Realisasi Program SEHATI Berbasis Kolaborasi
Arsitektur Menarik Sekolah Rakyat Cirebon, Punya Gapura Berpadu Budaya Lokal
Hutama Karya Gelar Aktivasi Mozy, Kenalkan Fitur Baru Aplikasi Pengelolaan Jalan Tol
Telkom Indonesia Salurkan Bantuan Rumah Bibit dan Lakukan Restorasi Mangrove di NTB
DPD RI Dorong Revisi UU Perindustrian
Roadshow SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Astra Cari Penggerak Perubahan dari Indonesia Timur

Berita Terkait

Wednesday, 1 July 2026 - 01:20 WIB

Perjuangkan Pelestarian Aksara Kawi, LaNyalla Temui Fadli Zon

Tuesday, 30 June 2026 - 17:57 WIB

Larang Konsep One Man Show, Mendes Ingin Realisasi Program SEHATI Berbasis Kolaborasi

Tuesday, 30 June 2026 - 14:20 WIB

Arsitektur Menarik Sekolah Rakyat Cirebon, Punya Gapura Berpadu Budaya Lokal

Monday, 29 June 2026 - 22:37 WIB

Hutama Karya Gelar Aktivasi Mozy, Kenalkan Fitur Baru Aplikasi Pengelolaan Jalan Tol

Monday, 29 June 2026 - 19:30 WIB

Telkom Indonesia Salurkan Bantuan Rumah Bibit dan Lakukan Restorasi Mangrove di NTB

Berita Terbaru

Berita Utama

Perjuangkan Pelestarian Aksara Kawi, LaNyalla Temui Fadli Zon

Wednesday, 1 Jul 2026 - 01:20 WIB