Jelang Idul Fitri, Polda Sulsel Awasi Ketat Distribusi BBM

Saturday, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com — Polda Sulawesi Selatan akan melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM yang dialokasikan selama periode Ramadan terkhusus menjelang Idul Fitri yang tinggal sepekan. Ini bertujuan agar realisasi BBM benar-benar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengungkapkan, melakukan monitoring terhadap distribusi BBM hingga ke lembaga penyalur seperti SPBU. “Polda Sulsel melakukan pengawasan ketat pendistribusian BBM terutama pada masa Ramadhan dan Idul fitri. Kalau memang ada pelanggaran pasti akan kita tangani secara hukum,” tegasnya.

Didik berharap, dengan pengawasan tersebut tidak terjadi penyalahgunaan terhadap BBM khususnya yang bersubsidi dan tidak terjadi antrean di SPBU. Terlebih, momen seperti Ramadan dan Idul Fitri dimana konsumsi BBM mengalami peningkatan terlebih tradisi mudik yang terjadi setiap tahunnya.

Berdasarkan data survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi adanya kenaikan jumlah pemudik sebesar 50 persen dari tahun lalu. Tentu ini akan berdampak pada jumlah konsumsi BBM yang akan mengalami peningkatan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto, selama periode Ramadan tren konsumsi BBM wilayah Sulawesi diestimasikan mengalami peningkatan.

“BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) diprediksi naik +3,1% bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2024 dari 7.380 Kilo Liter (KL) menjadi 7.609 KL. BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) diperkirakan mengalami kenaikan sebesar +2% dibanding harian normal dari 3.238 KL menjadi 3.303 KL. Untuk LPG (Subsidi dan Nonsubsidi) diperkirakan naik +3,2% dari 1.923 Metrik Ton (MT) menjadi 1.985 MT. Sedangkan untuk Avtur diproyeksikan akan mengalami kenaikan realisasi sebesar +5,59% dibanding konsumsi rata-rata normal Maret 2024 yaitu dari 766,34 KL menjadi 809,20 KL,” ungkap Erwin.

See also  Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah Lakukan Mediasi Anggota Dengan Koperasi Lima Garuda

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Petrus Ginting menyatakan bahwa secara umum stock maupun penyaluran BBM dan LPG dalam kondisi aman dan lancar.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada RAFI 2024,” tukas Irto.##

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU
KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI
OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG
Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji
Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum
Satgas Sikat Tambang Ilegal, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Diselamatkan

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 09:19 WIB

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU

Monday, 13 July 2026 - 22:59 WIB

KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai

Saturday, 11 July 2026 - 18:23 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI

Monday, 22 June 2026 - 17:04 WIB

OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP

Thursday, 4 June 2026 - 00:04 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG

Berita Terbaru

News

OJK Pacu UMKM Timur Naik Kelas Lewat Digitalisasi Keuangan

Tuesday, 28 Jul 2026 - 12:27 WIB