BKPM Ajak Swasta Bangun Jaringan Utilitas Terpadu dan Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung

Wednesday, 18 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melakukan penawaran proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu (JUT) dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kabupaten Badung kepada swasta melalui market sounding. Proyek JUT diprediksi akan membutuhkan biaya sebesar Rp 1,055 triliun dan proyek JLS Kabupaten Badung membutuhkan biaya sebesar Rp7,97 triliun.

Direktur Perencanaan Infrastruktur Heldy Satrya Putera menyampaikan bahwa pembangunan proyek JUT dan JLS ini dapat mewujudkan peningkatan daya saing sektor pariwisata di Kabupaten Badung. Selain itu, pembangunan JUT ini menjadi proyek utilitas terpadu pertama di Indonesia yang akan dikembangkan melalui skema KPBU.

“Dengan terealisasinya proyek ini diharapkan dapat meningkatkan estetika dan kenyamanan wisatawan serta mempermudah pemeliharaan fasilitas umum melalui penataan jaringan utilitas seperti jaringan listrik, telekomunikasi, dan air bersih di kawasan Badung. Sedangkan, proyek JLS Kabupaten Badung bertujuan untuk menumbuhkan daya tarik wisata baru melalui pembangunan alternatif jalan menuju kawasan-kawasan pariwisata di Selatan Badung.” jelasnya di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Bupati Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa Proyek JLS Kabupaten Badung telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021.

“Kabupaten Badung merupakan pintu gerbang pariwisata pulau dewata serta menjadi tujuan Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition (MICE) internasional, sehingga diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan berstandar internasional. Oleh karenanya, pembangunan infrastruktur JUT dan JLS Kabupaten Badung ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan berbagai kegiatan dan event internasional yang diselenggarakan di Bali dan Kabupaten Badung khususnya,” ujar dia.

Masa konsesi proyek JUT adalah selama 25 tahun termasuk di dalamnya 2 tahun masa konstruksi. Cakupan yang dikerjasamakan dengan pihak swasta meliputi pembangunan box culvert atau gorong-gorong sepanjang 18,1 km, conduit sepanjang 36 km, dan tiang atau pole sepanjang 240,6 km. Kewenangan swasta meliputi lingkup Design, Build, Finance, Operate, Maintenance, dan Transfer (DBFOMT).

Adapun proyek JLS Kabupaten Badung memiliki masa konsesi selama 15 tahun dan IRR sebesar 12%. Lingkup proyek meliputi konstruksi, operasi dan pemeliharaan Jalan Lingkar Selatan yang akan terdiri dari badan Jalan (lapisan perkerasan), konstruksi struktur (terowongan, jembatan dan struktur elevated), fasilitas pendukung (rest area, penerangan jalan umum, rail guard), dan saluran utilitas.

Mekanisme pengembalian investasi pada kedua proyek ini adalah availability payment atas layanan yang tersedia. Untuk meningkatkan bankability proyek ini, pemerintah dapat memberikan penjaminan risiko melalui PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

Acara ini dihadiri oleh badan usaha yang berasal dari perusahaan swasta dan BUMN yang terdiri dari bidang utilitas, kontraktor, perbankan, konsultan serta asosiasi bisnis terkait, baik dari dalam dan luar negeri. Turut hadir sebagai pembicara antara lain Bupati Kabupaten Badung, Direktur Kerjasama Pemerintah-Swasta Rancang Bangun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung, dan Direktur Utama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). (RED)

See also  Kementerian PUPR Lakukan Langkah Tanggap Darurat Banjir Ternate

Berita Terkait

Hutama Karya Gelar Aktivasi Mozy, Kenalkan Fitur Baru Aplikasi Pengelolaan Jalan Tol
Telkom Indonesia Salurkan Bantuan Rumah Bibit dan Lakukan Restorasi Mangrove di NTB
DPD RI Dorong Revisi UU Perindustrian
Roadshow SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Astra Cari Penggerak Perubahan dari Indonesia Timur
Optimalkan Pengawasan ODOL, Jasa Marga Pasang Rangka Gantry RFID di Ruas Tol JORR
Bukan Lagi Penonton, Saatnya Generasi Muda Ambil Peran Lewat Tim Ekspedisi Patriot
Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP
Akses Lembah Anai Telah Dibuka 24 Jam, Progres Penanganan Capai 73% 

Berita Terkait

Monday, 29 June 2026 - 22:37 WIB

Hutama Karya Gelar Aktivasi Mozy, Kenalkan Fitur Baru Aplikasi Pengelolaan Jalan Tol

Monday, 29 June 2026 - 19:30 WIB

Telkom Indonesia Salurkan Bantuan Rumah Bibit dan Lakukan Restorasi Mangrove di NTB

Thursday, 25 June 2026 - 13:43 WIB

Roadshow SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Astra Cari Penggerak Perubahan dari Indonesia Timur

Thursday, 25 June 2026 - 13:12 WIB

Optimalkan Pengawasan ODOL, Jasa Marga Pasang Rangka Gantry RFID di Ruas Tol JORR

Wednesday, 24 June 2026 - 18:00 WIB

Bukan Lagi Penonton, Saatnya Generasi Muda Ambil Peran Lewat Tim Ekspedisi Patriot

Berita Terbaru

Energy

Selamatkan Industri, Bahlil Turunkan Harga LNG Industri

Monday, 29 Jun 2026 - 18:26 WIB

Olahraga

PBVSI Beri Apresiasi untuk Timnas Voli Putra Juara AVC 2026

Monday, 29 Jun 2026 - 16:21 WIB