Dibentuk Holding, Upaya Rezim Jokowi Tutupi Perampokan Jiwasraya

Wednesday, 25 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pembentukan holding untuk mengatasi Jiwasraya upaya Rezim Jokowi menutupi perampokan di perusahaan asuransi milik negara itu.

Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (25/12/2019). “Nampak sekali Rezim Jokowi menutup-nutupi kasus Jiwasraya,” ungkapnya.

Kata Muslim, harusnya petinggi Jiwasraya dipecat dan diserahkan ke penegak hukum. “Jiwasraya merupakan perampokan uang negara secara struktur, massif dan sistematis,” jelas Muslim.

Menurut Muslim, dalam mengatasi persoalan Jiwasraya bisa menempatkan orang-orang yang ahli dan terbebas dari kepentingan politik.

“Jiwasraya salah dalam mengelola perusahaan. Di era SBY, Jiwasraya bisa meraih keuntungan,” papar Muslim.

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan Jokowi akan membentuk holding asuransi dari para perusahaan pelat merah untuk menyelamatkan Jiwasraya. Tujuannya agar ada kepastian dalam hal pengembalian dana nasabah perusahaan.

“Insyaallah akan ada persetujuan dari Presiden pada hari ini. Itu (holding) langkah awal dulu, dari situ mungkin nanti ada dana Rp1,5 triliun-Rp2 triliun per tahun,” kata Erick.

Erick mengatakan holding diperlukan agar perusahaan bisa menghasilkan tambahan likuiditas. Setelah itu, pemerintah akan melancarkan jurus lain untuk membenahi Jiwasraya, yaitu dengan mengawinkan dengan investor baru. “Investor itu step (langkah) kedua,” imbuhnya.[sn]

See also  Menteri Basuki Tekankan Pentingnya Inovasi Teknologi Infrastruktur Yang Memiliki Daya Tahan Bencana

Berita Terkait

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir
Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026
Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Kementerian PU Siagakan 1.709 Alat Berat untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 19:09 WIB

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas

Saturday, 10 January 2026 - 01:55 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Friday, 9 January 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Thursday, 8 January 2026 - 10:09 WIB

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Wednesday, 7 January 2026 - 20:47 WIB

Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026

Berita Terbaru

Nasional

166 Sekolah Rakyat Diresmikan, Pendidikan Jadi Sorotan Presiden

Wednesday, 14 Jan 2026 - 11:52 WIB