Presiden Scapim : Minta Pemerintah Cabut (IPPKH) PT SERD Anak Perusahan Supreme Energy

Sunday, 29 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Keluarnya habitat harimau sumatera disepanjang jalur Bukit Barisan Kabupaten Muara Enim, Lahat dan Pagaralam menarik perhatian berbagai pihak karena sudah banyak menelan korban jiwa dan mengancam kelangsungan hak hidup manusia, flora dan fauna.

Hal ini juga membuat Ramdoni, S.IP Mantan Ketum HMI Cabang Palembang angkat bicara kepada wartawan mengatakan “Harimau ini hewan liar dilindungi karena langkah, mereka punya habitatnya sendiri dan tidak akan keluar kalau ekosistemnya tidak dirusak secara terorganisir masif oleh pihak tertentu, dan saya menengarai ini disebabkan oleh eksploitasi geothermal kawasan hutan lindung yang dilakukan PT Supreme Energy Rantau Dedap” ujar Alumni Fisip Unsri ini

Lebih lanjut, Alumni Lemhannas ini menegaskan “Pemerintah harus tegas cabut Izin Pinjam Pakai Hutan Lindung PT SERD jika melanggar. Kalau tidak hewan buas seperti Harimau ini akan memakan banyak korban lagi. Kami akan segera membuat FGD tentang kejahatan korporasi penyalahgunaan IPPKH milik PT SERD mengundang stakeholder terkait Pemerintah Provinsi Sumsel, Akademisi, Tokoh Masyarakat serta Penegak Hukum dan Menyampaikan laporan rekomendasi langsung ke Kementerian Kehutanan supaya permasalahan ini dapat terselesaikan.(SAD)

See also  Peduli Lingkungan, Hutama Karya Jalin Kolaborasi Konservasi Terumbu Karang di Banyuwangi

Berita Terkait

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB