BSKAP Dorong Penguatan Institusi dan Solidaritas Islam di PUIC ke 19

Wednesday, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Ketua Badan Kera Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Mardani Ali Sera, menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama antarnegara anggota PUIC (Parliamentary Union of the OIC Member States) dalam membangun masa depan dunia Islam yang lebih damai dan berkeadilan.

Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan pembukaan Konferensi PUIC ke-19 yang akan digelar di Jakarta pada 12–15 Mei 2025.

Mardani Ali Sera mengawali pidatonya dengan mengutip ayat suci Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 13 yang menekankan nilai persatuan dan saling mengenal antarbangsa. “Ayat ini mengajarkan kita bahwa keberagaman adalah kekuatan. Karenanya, kita harus mempererat hubungan, memperkuat solidaritas, dan mendorong kerja sama antarparlemen negara-negara Muslim,” ujar Mardani.

Lebih lanjut, Mardani menekankan bahwa Konferensi PUIC ke-19 menjadi sangat spesial karena bertepatan dengan peringatan 25 tahun berdirinya PUIC. “Ini bukan hanya momen refleksi, tetapi juga peluang untuk memperbarui komitmen kita terhadap prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, hak asasi manusia, dan pembangunan ekonomi,” tambahnya.

Dalam konferensi bertema “Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience,” Mardani menyampaikan pentingnya membangun lembaga yang kuat, transparan, dan akuntabel di tengah tantangan global seperti ketegangan geopolitik, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi.

Konferensi ini juga akan menjadi forum membahas isu-isu penting seperti dukungan penuh terhadap perjuangan Palestina, perlindungan hak-hak minoritas Muslim, serta penguatan kerja sama negara-negara Selatan (South-South Cooperation).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BKSAP DPR RI untuk memperkuat diplomasi parlementer Indonesia di kancah internasional. “Kami percaya, kerja sama yang solid di antara negara-negara Islam akan menjadi kekuatan baru untuk memperjuangkan keadilan global,” tutup Mardani.

Parlemen Uni Negara-Negara Islam (PUIC) adalah sebuah organisasi internasional yang terdiri dari parlemen-parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Tujuan utama PUIC adalah untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi antar negara-negara anggota dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Organisasi ini juga bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai Islam dan meningkatkan peran negara-negara Islam dalam percaturan global. Selain itu, PUIC berperan penting dalam meningkatkan solidaritas dan kerja sama antar negara-negara Islam di seluruh dunia.

See also  Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul

Berita Terkait

Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang
Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT
Kunjungan BAKN DPR RI Bahas Efektivitas JTTS, Hutama Karya Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi
Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi
Bendungan Batutegi Dukung Air Baku Perkotaan dan Irigasi 66 Ribu Hektar
RUU Daerah Kepulauan Masuki Fase Akhir, Timja DPD RI Kawal Tiga Substansi Esensial
TEP Undip Ajari Siswa Tempirai Selatan Hidup Bersih
Menjaga Pasokan Air untuk 3.017 Hektare Sawah, Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Bandar Sidoras
Tag :

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 08:51 WIB

Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang

Monday, 5 October 2026 - 08:48 WIB

Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT

Sunday, 4 October 2026 - 11:34 WIB

Kunjungan BAKN DPR RI Bahas Efektivitas JTTS, Hutama Karya Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi

Sunday, 4 October 2026 - 08:22 WIB

Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi

Sunday, 4 October 2026 - 08:17 WIB

Bendungan Batutegi Dukung Air Baku Perkotaan dan Irigasi 66 Ribu Hektar

Berita Terbaru

News

Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi

Sunday, 4 Oct 2026 - 08:22 WIB