Kementerian PU Perkuat Kepemimpinan Adaptif untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Friday, 13 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Kementerian PU memegang peranan strategis dalam mengawal pembangunan infrastruktur nasional yang menjadi salah satu tulang punggung dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dalam memperkuat peran Kementerian PU tersebut, dibutuhkan kepemimpinan yang adaptif, transformatif, dan servant atau memimpin dengan melayani dalam setiap jenjang birokrasi Kementerian PU.

Kementerian PU dalam program kerja tahun 2025 akan fokus pada dukungan swasembada pangan, peningkatan konektivitas wilayah, pembangunan Sekolah Rakyat, peningkatan akses air minum, pembangunan sistem pengelolaan air limbah dan pengelolaan sampah terpadu serta revitalisasi madrasah.

Wakil Menteri Diana Kusumastuti saat membuka Executive Course on Strategic Management and Leadership di Balai Pengembagan Kompetensi PU Wilayah III Jakarta, Kamis (12/6/2025), menekankan bahwa keberhasilan dalam menjalankan program-program strategis tersebut sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan di lingkungan Kementerian PU. Pemimpin Kementerian PU, lanjutnya, harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, mendorong kolaborasi tim, dan memfasilitasi inovasi secara berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta mampu memperkuat kapasitas manajerial dan kepemimpinan strategis, serta memiliki semangat kolaboratif untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,”kata Wamen Diana.

Lebih lanjut, Wamen Diana menambahkan sasaran pokok pembangunan nasional lima tahun ke depan akan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dalam sasaran utama Kementerian PU, visi pembangunan nasional tersebut dijabarkan ke dalam strategi “PU 608” yaitu efisiensi investasi dengan target Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju 0% dan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun.

“Pemimpin mampu menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai. Selain itu juga pemimpin tidak hanya mengatur, tetapi juga menginspirasi dan memberdayakan tim untuk bekerja dengan cara yang lincah (agile),”kata Wamen PU. (*)

See also  Sri Mulyani Beberkan Hasil Pertemuan G20 di Brazil

Berita Terkait

Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni
Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi
Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut
Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026
Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi
Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan

Berita Terkait

Saturday, 21 March 2026 - 23:47 WIB

Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni

Saturday, 21 March 2026 - 19:14 WIB

Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Friday, 20 March 2026 - 13:50 WIB

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi

Friday, 20 March 2026 - 13:42 WIB

Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut

Thursday, 19 March 2026 - 22:41 WIB

Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan

Berita Terbaru

Berita Utama

Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Saturday, 21 Mar 2026 - 19:14 WIB