Indonesia-Selandia Baru: Kolaborasi Ekonomi Hijau Menguat

Tuesday, 1 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Selandia Baru di sektorEkonomi Hijau. Di masa depan,sektor ekonomi hijaudiyakini menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan. Demikian disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perubahan Iklim Selandia Baru, Simon Watts di Auckland, Selandia Baru, Senin (30/6).

“Indonesia menyambut baik kesempatan berharga ini untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam isu ekonomi hijau. Kami mengakui kepemimpinan Selandia Baru dalam sektor ekonomi hijaudan melihat pertemuan ini sebagai platform untuk berbagi pengalaman, menyelaraskan prioritas, dan mengeksplorasi potensi kerja sama lebih lanjut,” jelas Wamendag Roro.

Dalam pertemuan ini, Wamendag Roro menyampaikan beberapa hal terkait komitmen Indonesia di isu iklim duniauntuk menciptakan ekonomi hijau. Lebih lanjut, Wamendag Roro menjelaskan target Indonesia pada Nationally Determined Contribution(NDC)2023 adalah pengurangan emisi sebesar 31,89 persen (tanpa syarat) dan 43,2 persen (dengan dukungan internasional) pada 2030.

Di samping itu, Indonesia berkomitmen untuk mencapai Net Zero Emissions(NZE) paling lambat pada 2060. Komitmen ini merupakan bagian penting dari upaya Indonesia untuk menjadi negara ekonomi maju. “Indonesia juga sedang melakukan finalisasi Rancangan Undang-undang Energi Baru Energi Terbarukan (RUU EBET) untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan,” terang Wamendag Roro.

Lebih lanjut, Wamendag Roro menerangkan, bahwa saat ini, Indonesia memiliki beberapa strategi dalam melakukan transisi energidan ekonomi hijaudi antaranya dengan diversifikasi energi, adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi, mekanisme penetapan harga dan pembiayaan karbonserta mempraktekkan perdagangan hijau. “Transisi energi diharapkan dapat sepenuhnya terwujud pada 2030. Kami berharap, Selandia Baru dapat menjadi mitra kolaboratif dalam mewujudkan target tersebut,” ungkap Wamendag Roro.

See also  Percepat Kinerja Infrastruktur, Menteri Basuki Lantik 10 Pejabat Tinggi Madya Kementerian PUPR

Dalam pertemuan ini, Wamendag Roro juga mengundang Selandia Baru untuk meningkatkan kerjasama dan berinvestasi untuk mendorong ekonomi hijau dan perdagangan yang berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, kedua negara memiliki keunggulan komparatif dan juga kepentingan bersama, mengingat posisi geologis keduanya yang berada di wilayah rantai cincin api.

Berita Terkait

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan
Kementerian PU Kerahkan Jembatan Bailey, Percepat Pemulihan Akses Pascabanjir Bandang di Pemalang–Purbalingga
Pemerintah Dukung Hutama Karya Tuntaskan Tol Betung–Tempino–Jambi

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:01 WIB

Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang

Friday, 30 January 2026 - 18:57 WIB

Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Friday, 30 January 2026 - 09:43 WIB

Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak

Friday, 30 January 2026 - 09:13 WIB

Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan

Berita Terbaru