Mensos: Tim LDP Jangkau 44.434 Jiwa Korban Banjir

Wednesday, 15 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Kementerian Sosial menjangkau 15 titik dengan jumlah penyintas sebanyak 44.434 Jiwa yang menjadi korban banjir di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Hal ini diungkapkan Menteri Sosial Juliari P. Batubara di hadapan Komisi VIII DPR RI (Selasa,14/1).

Tim LDP yang bertugas dilapangan terdiri dari Tim LDP Kemensos yang berkolaborasi dengan relawan lainnya.

“Mereka melaksanakan kegiatan LDP sejak awal kejadian yang berfokus pada upaya perlindungan awal, membantu Tim Evakuasi dan bergerak di dapur umum,” papar Mensos.

Tim LDP bertugas untuk memulihkan kondisi psikologis korban bencana mulai dari anak-anak sampai lanjut usia, berbagai kegiatan dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada korban.

“Tim LDP mendampingi anak anak dan kelompok rentan, mereka bermain dan bernyanyi bersama,” kata Bapak dua anak ini.

Seperti diketahui banjir melanda beberapa daerah di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, “Berdasarkan data BMKG, hujan saat momen tahun baru yang melanda sebagian besar Jawa bagian Barat-Utara sangat ekstrem sehingga menyebabkan banjir besar yang merata di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung Barat, bahkan Cikampek dan Cipali. Hujan kali ini bukan hujan biasa,” ungkap Mensos.

Ketika terjadi bencana, Menteri Sosial langsung menginstruksikan pengerahan Tagana dan Tim KSB untuk melakukan pendataan korban, evakuasi korban ke tempat aman khususnya kepada kelompok rentan yang terdiri atas lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kelompok khusus lainnya.

Langkah berikutnya yang dilakukan oleh Kementerian Sosial, menurut Mensos adalah melakukan pendistribusian logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana alam yang bersumber dari Gudang Pusat Kemensos dan Gudang Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi penyintas, Kementerian Sosial langsung mendirikan dapur umum di 24 titik yang dikelola oleh Tagana dan KSB.

See also  Pertamina Sosialisasikan Program Kemitraan

Mensos juga mengungkapkan bahwa sampai dengan 13 Januari 2020 masih terdapat 26.463 jiwa yang bertahan di pengungsian. “Ini trennya menurun. Di DKI paling sedikit, 248 jiwa. Jawa Barat 21.109 jiwa. Banten 5.106 jiwa,” ungkapnya.

Selain itu, Juliari juga menyebutkan data rumah rusak 3.245 unit. “Rumah rusak berat 1.607 unit, rusak sedang 89 unit, rusak ringan 995 unit,” ujar Juliari.

Raker yang membahas penanganan dan penanggulangan bencana ini juga dihadiri Kepala BNPB Doni Monardo.

“Pada hari ini, Selasa, 14 Januari 2020, Komisi VIII DPR RI menyelenggarakan raker dengan Mensos dan Kepala BNPB dengan agenda pembahasan penanganan dan penanggulangan bencana dan kita lanjutkan dengan membahas isu-isu aktual lainnya,” jelas Ketua Komisi VIII Yandri Susanto.

Dalam paparannya, Mensos juga meminta untuk ditayangkan dua video kunjungan kerja Menteri Sosial bersama Komisi VIII DPR RI.

“Ini adalah video kunjungan Ibu Selly dan Ibu Diah Pitaloka, saya sampaikan apresiasi karena telah bersama dengan Tim Kemensos menjangkau daerah terpencil yang dilanda bencana di daerah Sukajaya, Jawa Barat,” ungkap Mensos.

Kemudian video yang kedua adalah video kunjungan Mensos bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB. Ace Hasan Syadzily dan Anggota komisi VIII Marwan Dasopang di wilayah DKI Jakarta. Dalam video ditampilkan Mensos Bersama Komisi VIII DPR RI meninjau dapur umum di daerah Cawang, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pemukiman yang tergenang air di Kampung Pulo Jakarta Timur.

Selanjutnya meninjau lokasi pengungsian di salah satu Masjid yang berlokasi di salah satu universitas di wilayah Jakarta Timur, “Di lokasi ini kami langsung menyerahkan santunan ahli waris bagi korban yang meninggal dunia,” ucap Ari.

See also  Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, menilai, banjir besar yang terjadi di kawasan Jabodetabek pada awal tahun 2020 selain karena tingginya curah hujan, juga terjadi karena kerusakan ekosistem di bagian hulu, yakni kawasan Bogor dan sekitarnya.

Dihadapan wartawan, Mensos menyampaikan bahwa pada prinsipnya Komisi VIII mengapresiasi Kemensos dan BNPB dalam memberikan respon yang cepat atas kejadian bencana khususnya bencana banjir dan longsor di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jabar serta daerah daerah lainnya di Indonesia yang terjadi pada awal tahun 2020.{}

Berita Terkait

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Berita Terbaru