Update Penanganan Banjir Sorong, Kementerian PU Normalisasi Kanal Makbusun dan Sungai Klafma

Wednesday, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan darurat terhadap bencana banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Saat ini (17/9/2025), Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat telah menurunkan dua unit excavator untuk melakukan pengerukan dan normalisasi pada dua ruas sungai yang terdampak, yakni kanal Makbusun di SP 3, Distrik Mayamuk, serta Sungai Klafma di Distrik Aimasi, Kabupaten Sorong.

Upaya ini dilakukan untuk memperlancar aliran air, mengurangi genangan, sekaligus meminimalkan risiko banjir susulan di wilayah terdampak. Identifikasi penanganan tanggap darurat pada 5 ruas sungai di Kabupaten Sorong dan 3 ruas sungai di Kota Sorong juga telah dilakukan guna pendetailan volume.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen percepatan penanganan di lapangan. “Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir di Kota/Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat,” kata Menteri Dody.

Bencana banjir terjadi di Kota dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, sejak Minggu (14/9/2025) lalu. Banjir diakibatkan curah hujan ekstrem lebih dari 150 mm/hari yang disertai pasang surut air laut, sehingga menyebabkan meluapnya aliran lima sungai utama yakni Sungai Klagison, Klasaman, Mariat, Klamalu, dan Makbusun.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat, Wempy Nauw mengatakan selain identifikasi, tim di lapangan telah melakukan pengumpulan dan pengimputan data dampak bencana, serta menyusun laporan tanggap darurat bersama Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan.

“Kami bersama Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan juga telah meninjau langsung beberapa ruas sungai yang terdampak untuk mengidentifikasi permasalahan sekaligus membuat modeling penanganan darurat maupun permanen,” kata Wempy.

BWS Papua Barat tengah menyusun rencana prioritas penanganan tanggap darurat pada ruas sungai yang menggenangi pemukiman, fasilitas umum dan lahan pertanian masyarakat. (*)

See also  Wasit Bola Voli DKI Jakarta Dapat Bantuan Sembako

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB