Rp11,42 T Diamankan, BKPM Gaspol Produktifkan Aset

Saturday, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah terus mempercepat penertiban kawasan hutan dan penyelamatan aset negara. Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), negara berhasil mengamankan Rp11,42 triliun dari denda administratif serta melakukan penguasaan kembali kawasan hutan seluas 285.323,52 hektare pada Tahap VI.

Penguasaan kembali tersebut meliputi kawasan Taman Nasional seluas 254.780,12 hektare dan perkebunan kelapa sawit seluas 30.543,40 hektare. Proses ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Jumat (10/4).

“Satgas PKH berhasil melakukan penguasaan kembali aset negara dan kawasan hutan yang apabila dinilai mencapai sekitar Rp370 triliun. Dalam kurun waktu 1,5 tahun, capaian ini setara dengan penyelamatan sekitar 10 persen dari APBN,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga kekayaan negara. “Seluruh lembaga harus bekerja sama dalam menegakkan hukum guna menjaga kekayaan bangsa dan negara. Tanpa kekayaan yang kita miliki, tidak mungkin rakyat kita dapat hidup sejahtera,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu turut hadir, menegaskan peran strategis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dalam Satgas PKH. Peran tersebut mencakup sinkronisasi antara legalitas pemanfaatan ruang dan target investasi nasional.

Selain itu, BKPM juga aktif memimpin rapat koordinasi dalam rangka penyelesaian berbagai permasalahan di lapangan, guna memastikan proses penertiban berjalan efektif, terkoordinasi, dan sesuai ketentuan.

Sejalan dengan arahan Presiden, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menjalankan empat fungsi utama, yakni integrasi data perizinan melalui sistem OSS, evaluasi dan penegakan hukum atas penguasaan lahan ilegal, fasilitasi reinvestasi, serta optimalisasi tata kelola aset negara.

Langkah konkret juga telah dilakukan melalui assessment intensif di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Kegiatan ini mencakup evaluasi terhadap 22 perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

See also  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1444 H Jatuh pada 22 April 2023

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, meliputi kondisi fisik lahan, kesehatan finansial perusahaan, hingga dampak sosial yang ditimbulkan. Selain itu, dilakukan pula uji kelayakan usaha sebagai dasar kebijakan pengelolaan ke depan.

Tak hanya itu, pemerintah juga merumuskan berbagai opsi pengelolaan, termasuk membuka peluang keterlibatan BUMN maupun lembaga negara dalam mengelola aset yang telah disita.

Kehadiran BKPM dalam proses ini menegaskan penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga, sekaligus memastikan setiap kebijakan memiliki dasar yang kuat dan terintegrasi.

Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penataan investasi dan pengelolaan sumber daya alam secara profesional, transparan, dan akuntabel demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional
Ocha Peserta LCC MPR RI Tuai Pujian Warganet
Hutama Karya Rampungkan 98,92 Persen IT Center BRI Ragunan Paket 2
Siang Berganti Malam, Hutama Karya Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Polewali Mandar
Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret
Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan
Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum
Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 16:34 WIB

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional

Tuesday, 12 May 2026 - 10:08 WIB

Ocha Peserta LCC MPR RI Tuai Pujian Warganet

Monday, 11 May 2026 - 19:32 WIB

Hutama Karya Rampungkan 98,92 Persen IT Center BRI Ragunan Paket 2

Sunday, 10 May 2026 - 13:04 WIB

Siang Berganti Malam, Hutama Karya Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Polewali Mandar

Friday, 8 May 2026 - 10:03 WIB

Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret

Berita Terbaru

foto ist

Nasional

MPR Gelar Ulang Final LCC Empat Pilar Kalbar 2026

Thursday, 14 May 2026 - 16:41 WIB