Hutama Karya Dukung Program Nasional melalui Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku utara

Thursday, 18 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui Kerja Sama Operasi (KSO) Hutama–MAP resmi menandatangani kontrak pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Maluku Utara. Pembangunan fasilitas pendidikan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam
memperluas akses pendidikan yang layak dan inklusif bagi masyarakat. Penandatanganan kontrak dilaksanakan pada Kamis (18/12) di Ternate.

Acara penandatanganan kontrak ini turut dihadiri oleh pejabat Kementerian Pekerjaan Umum,
antara lain Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan, Jonny Zainuri Echsan, S.T., MCM., yang mengikuti kegiatan secara daring. Hadir secara langsung Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Maluku Utara, Rahman, S.T., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Maluku Utara, Peter Paul John Nanlohy, S.T., serta Staf Teknis Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Maluku Utara, Zulfahmi Malik, S.T., Fais Muhidin, S.T., dan M. Vitrizky Al-Amin, S.T.

Dalam kesempatan yang sama manajemen Hutama Karya turut hadir dalam kesempatan tersebut yang diwakili oleh Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi; Executive Vice President (EVP) Divisi Gedung Hutama Karya, Nyoman Endi Mahendra; serta Vice President (VP) Pengembangan
Bisnis Konstruksi (PBK) Divisi Gedung PT Hutama Karya, Dony Raharjo Jati.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh PPK bersama EVP Divisi Gedung Hutama Karya. Sejumlah pejabat pusat dan daerah turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Provinsi Maluku Utara, di antaranya Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Babua,
M.Si, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Drs. Samsudin Abdul Kadir, M.Si, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Bisma Staniarto, serta Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis Usman Wijaya.

Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Maluku Utara akan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat dengan luas lahan sekitar 86.000 m², serta Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara dengan luas lahan sekitar 88.000 m². Kedua lokasi tersebut dipilih untuk menjangkau wilayah dengan kebutuhan layanan pendidikan yang tinggi sekaligus memperluas pemerataan pembangunan sumber daya manusia di Maluku Utara.

See also  25 Tahun Epson Indonesia: Inovasi, Dedikasi, Kebersamaan

Fasilitas pendidikan ini dirancang dengan konsep boarding school yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, serta dilengkapi dengan asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung ibadah, masjid, gedung serbaguna, dapur dan kitchen lab, kantin, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Desain bangunan juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan, efisiensi energi, dan kemampuan adaptasi, sehingga lingkungan belajar tetap terjamin dalam jangka panjang. Integrasi teknologi menjadi bagian penting dalam perancangan Sekolah Rakyat, guna mendukung praktik pendidikan
yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan nasional. Fasilitas pembelajaran meliputi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan dan bengkel kerja, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital, lapangan olahraga, pusat kegiatan ekstrakurikuler, area hijau, serta kebun sekolah.

Pekerjaan konstruksi direncanakan berlangsung sesuai dengan kontrak, proyek ini ditargetkan selesai secara keseluruhan sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Untuk mendukung pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), pembangunan dilaksanakan secara bertahapdengan penekanan pada percepatan penyediaan fasilitas pembelajaran dan asrama sebagai prioritas utama.

Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian Pekerjaan Umum, menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kualitas, “Pembangunan Sekolah Rakyat perlu dilaksanakan dengan
kerja cepat namun tetap terukur. Seluruh tahapan pekerjaan harus memenuhi prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan dilaksanakan secara akuntabel. Dengan demikian, fasilitas pendidikan yang dibangun dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar
Jonny Zainuri Echsan, S.T., MCM.

Seluruh fungsi pendidikan dan fasilitas penunjang disusun secara terintegrasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan pendidikan dan karakter, sekaligus membuka akses
pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak dari keluarga rentan di wilayah kepulauan.

See also  Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Tinjau Terminal BBM dan LPG di Banten, Pastikan Pasokan Energi Jelang Natal dan Tahun Baru Aman

Pada kesempatan terpisah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan kesiapan perusahaan dalam melaksanakan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Maluku Utara, “Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk komitmen
Hutama Karya dalam mendukung agenda pembangunan nasional di bidang pendidikan. Kami berkomitmen untuk mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu agar fasilitas pendidikan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya di wilayah Maluku Utara,” ujar Mardiansyah.

Berita Terkait

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima
Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama
Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan
Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia
Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi
BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang
Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 13:46 WIB

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima

Monday, 2 November 2026 - 18:11 WIB

Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Monday, 2 November 2026 - 07:05 WIB

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Friday, 30 October 2026 - 18:33 WIB

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Tuesday, 27 October 2026 - 08:27 WIB

Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan

Friday, 6 Nov 2026 - 09:02 WIB