Transaksi Digital Jakarta Tumbuh, QRIS Jadi Andalan

Thursday, 22 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan adanya peningkatan signifikan aktivitas transaksi digital di Jakarta, terutama melalui kanal pembayaran non-tunai seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kenaikan tersebut terlihat jelas pada sektor pasar tradisional yang semakin terdigitalisasi.

“Digitalisasi di pasar itu meningkat 47 persen,” kata Pramono saat memaparkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam konferensi pers di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 21 Januari.

Pramono menjelaskan, penggunaan kanal pembayaran QRIS mengalami pertumbuhan yang cukup besar. Menurut dia, peningkatan itu terlihat terutama di pasar-pasar tradisional yang didorong melalui berbagai program dan perlombaan digitalisasi.

“Kanal pembayaran QRIS yang seperti kita ketahui bersama mengalami peningkatan yang cukup besar. Terutama di pasar-pasar, seperti pada saat kita lombakan, digitalisasi di pasar itu meningkat 47 persen,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, volume transaksi menggunakan QRIS mencapai 5,02 miliar transaksi dengan pertumbuhan sebesar 177 persen. Capaian ini memberikan kontribusi 36,78 persen terhadap total transaksi QRIS secara nasional.

Jumlah merchant QRIS di Jakarta tercatat sebanyak 6,52 juta dengan pertumbuhan 14,45 persen. Angka tersebut menyumbang 15,54 persen terhadap total merchant QRIS nasional. Sementara itu, jumlah pengguna QRIS mencapai 6,14 juta dengan pertumbuhan 3,44 persen dan kontribusi nasional sebesar 10,42 persen.

Pramono menambahkan, peningkatan transaksi digital juga mencerminkan naiknya aktivitas konsumsi masyarakat Jakarta. Konsumsi rumah tangga, kata dia, memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta, yakni sebesar 63,43 persen.

“Seperti yang tadi kami jelaskan, Indeks Keyakinan Konsumen dalam hal ini cukup optimistik dan tinggi, 145,33 persen. Ini mencerminkan persepsi positif atas stabilitas ekonomi Jakarta yang terjaga pada saat ini,” kata Pramono.

See also  Pramono Ajak Alumni GMNI Aktif Berkontribusi Jakarta Jadi Kota Global

Berita Terkait

BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber
BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Saksikan Pesta Adat di Pulau Hiri, Viva Yoga: Kekayaan Budaya Kesultanan Ternate Penting Dijaga dan Dilestarikan
Dilantik Jadi Ketum IKSS, Mendes Yandri Siap Bawa IKSS Beri Kontribusi Terbaik untuk Negeri
Kementerian PU Tangani Akses Jembatan Wae Dampek untuk Pulihkan Konektivitas Reo–Dampek-Pota Pascagempa
Wamen Viva Yoga: Cetak Sawah di Kawasan Transmigrasi Bisa Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 00:31 WIB

BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber

Tuesday, 25 August 2026 - 00:16 WIB

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Monday, 24 August 2026 - 14:57 WIB

Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%

Monday, 24 August 2026 - 06:57 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Sunday, 23 August 2026 - 16:30 WIB

Saksikan Pesta Adat di Pulau Hiri, Viva Yoga: Kekayaan Budaya Kesultanan Ternate Penting Dijaga dan Dilestarikan

Berita Terbaru

foto ist

News

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Tuesday, 25 Aug 2026 - 00:16 WIB