PLN EPI Sepakati Perjanjian Penyambungan Pipa Dengan Operator West Natuna Group, Pastikan Konstruksi Proyek Pipa WNTS-Pemping Dapat Segera Dimulai

Tuesday, 3 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri ke Kanan : Sikkat Sinaga (SVP Pengembangan Bisnis, Pemasaran dan Perencanaan Pengadaan Gas Pipa dan BBM PLN EPI), Agus Purnomo (GM Unit Proyek Gas dan BBM PLN EPI), Erma Melina Sarahwati (Direktur Gas dan BBM PLN EPI), Rakhmad Dewanto (Direktur Utama PLN EPI), Djoko Siswanto (Kepala SKK Migas),  Susanto (Medco E&P Natuna Ltd, WNTS Chairman) dan Teny Wibowo (Medco E&P Natuna Ltd, WNTS)  dalam acara Penandatanganan Kesepakatan  Tie-in Agreement (TIA) untuk proyek pipa West Natuna Transportation System (WNTS) – Pulau Pemping.

Kiri ke Kanan : Sikkat Sinaga (SVP Pengembangan Bisnis, Pemasaran dan Perencanaan Pengadaan Gas Pipa dan BBM PLN EPI), Agus Purnomo (GM Unit Proyek Gas dan BBM PLN EPI), Erma Melina Sarahwati (Direktur Gas dan BBM PLN EPI), Rakhmad Dewanto (Direktur Utama PLN EPI), Djoko Siswanto (Kepala SKK Migas), Susanto (Medco E&P Natuna Ltd, WNTS Chairman) dan Teny Wibowo (Medco E&P Natuna Ltd, WNTS) dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Tie-in Agreement (TIA) untuk proyek pipa West Natuna Transportation System (WNTS) – Pulau Pemping.

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) akhirnya mendapatkan kepastian penyambungan pipa dengan operator West Natuna Group dari Wilayah Kerja Natuna setelah tercapainya kesepakatan Tie-in Agreement (TIA) untuk proyek pipa West Natuna Transportation System (WNTS)– Pulau Pemping. Kesepakatan ini ditandatangani bersama oleh PT Medco E&P Natuna Ltd selaku operator WNTS, yang diwakili oleh WNTS Chairman Susanto, Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Djoko Siswanto.

Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan, penyelesaian TIA menjadi titik krusial yang membuka jalan dimulainya pembangunan fisik pipa gas WNTS–Pemping sekaligus memastikan kesiapan PLN EPI dalam menyerap gas domestik dari Natuna.

“Dengan disepakatinya TIA ini, PLN EPI memperoleh kepastian akses pembangunan pipa WNTS-Pemping ke ruas pipa WNTS sehingga proses konstruksi bisa segera di mulai pada awal Februari 2026. Pembangunan Pipa WNTS-Pemping merupakan penugasan Menteri ESDM yang diberikan kepada PLN EPI. Untuk melaksanakan penugasan tersebut, PLN EPI telah mengadakan long lead items, menunjuk Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dan mendapatkan Ijin Lingkungan. Kesepakatan ini menjadi bagian penting dalam merealisasikan terbangunnya pipa WNTS-Pemping yang sudah menjadi cita-cita sejak lebih dari satu dekade lalu untuk mengalirkan gas dari wilayah kerja Natuna ke pasar domestik terutama untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan di wilayah Batam dan Sumatra bagian Tengah,” ujar Rakhmad.

“Penyelesaian pipa ini juga merupakan satu kesatuan untuk mengalirkan gas dari wilayah kerja Duyung dengan telah ditandatanganinya kontrak Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) antara PLN EPI dengan West Natuna Exploration Limited pada tanggal 11 Juli 2025 dengan volume sampai dengan 111 BBTUD selama 11 tahun”, tambah Rakhmad.

See also  RUPTL 2025-2034: PLN Siap Bangun Green Super Grid Sepanjang 47.758 KMS

“Kesepakatan tersebut menuntaskan pembahasan alot yang berlangsung cukup panjang, terutama terkait klausul liabilities. Dalam TIA yang telah disepakati bersama, skema tanggung jawab yang semula unlimited liabilities menjadi limited liabilities, dengan nilai maksimum di bawah US$ 100 juta. Premi asuransi ditanggung sebagian oleh PLN EPI dan sebagian ditanggung bersama oleh WNTS JV Group. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan SKK Migas dan WNTS JV”, imbuh Erma Melina Sarahwati, Direktur Gas dan BBM PLN EPI

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan, proyek ini memiliki arti strategis karena mengembalikan gas Natuna untuk kebutuhan nasional.

“Ibarat anak kandung yang puluhan tahun tidak pernah pulang merantau ke negeri Seberang Singapura, tidak lama lagi akan pulang kampung yang sudah lama dirindu-rindukan,” ujar Djoko.

Ia menambahkan, SKK Migas juga memastikan skema liability dan asuransi dalam TIA tetap sejalan dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh pihak untuk mempercepat pembangunan infrastruktur gas tersebut .

Dengan rampungnya kesepakatan ini, PLN EPI akan segera melakukan konstruksi dengan target commissioning dapat mulai dilakukan di Semester 1 2026.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga-Ditjen Migas Tinjau Penyalur LPG, Pasokan Dijamin Aman
PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi
Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan
Dengan Energi Transisi, Pertamina Bangun Desa Rentan Jadi Resisten
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Siap-siap! Beli BBM Subsidi Pakai Barcode, Jatah Maksimal 50 Liter
Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

Berita Terkait

Sunday, 5 April 2026 - 22:46 WIB

Pertamina Patra Niaga-Ditjen Migas Tinjau Penyalur LPG, Pasokan Dijamin Aman

Friday, 3 April 2026 - 21:50 WIB

PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

Friday, 3 April 2026 - 21:45 WIB

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan

Friday, 3 April 2026 - 21:38 WIB

Dengan Energi Transisi, Pertamina Bangun Desa Rentan Jadi Resisten

Thursday, 2 April 2026 - 13:56 WIB

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

Berita Terbaru