Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Penguatan literasi finansial bukan sekadar upaya memahami instrumen investasi, melainkan bagian dari strategi membangun ketahanan keluarga, masyarakat, dan bangsa secara berkelanjutan. Pengelolaan kekayaan juga bukan sekadar urusan hari ini, melainkan tanggung jawab lintas generasi yang dapat diwariskan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan bahwa penguatan tersebut juga perlu dilakukan untuk kaum perempuan. Pasalnya, perempuan memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga dan bangsa.

“Perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar ketahanan ekonomi, penggerak kepemimpinan ekonomi keluarga dan komunitas, serta agen literasi keuangan,” jelasnya saat menjadi Keynote Speaker Edukasi Finansial “Gold As Legacy: Preserving Wealth For Future Generation,” di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menteri Rini menyampaikan bahwa pemberdayaan literasi keuangan bagi perempuan harus lebih diperkuat sebagai agenda strategis. Perempuan memegang posisi sentral dalam merencanakan pengeluaran dan tabungan keluarga. “Ini tentunya, seorang ibu akan menjadi pendidik yang mempengaruhi perilaku keuangan lintas generasi terutama bagi anak,” ujarnya.

Sementara itu dalam perspektif reformasi birokrasi, literasi keuangan yang kuat merupakan fondasi penting bagi aparatur negara yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing. “Kita meyakini bahwa kekayaan sejati bukan hanya pada apa yang dimiliki, tetapi pada nilai yang diwariskan. True legacy is not wealth alone, but wisdom that endures across generations,” kata Menteri PANRB.

Dalam konteks reformasi birokrasi, kepemimpinan yang visioner dan inklusif menjadi kunci menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tangguh dan berdaya saing. Hal ini merupakan fondasi penting bagi pelayanan publik yang stabil, berkelanjutan, dan berpihak yang diwariskan untuk masa depan bangsa.

“Perlu kita sadari bahwa keputusan yang kita ambil hari ini akan menentukan warisan kepemimpinan ke depan. Karena sejatinya tidak semua keputusan meninggalkan angka, tetapi sebagian justru meninggalkan jejak nilai yang membentuk arah dan kepercayaan jangka panjang,” ujarnya.

See also  Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut

Lebih lanjut Menteri Rini menyampaikan bahwa setiap keputusan strategis hari ini bukan hanya menjawab kebutuhan sesaat, melainkan dapat membangun atau meruntuhkan kepercayaan yang menentukan masa depan organisasi. Oleh karena itu, nilai yang dijaga dengan konsisten akan menjadi fondasi ketahanan lintas generasi, terutama ketika kepemimpinan berganti dan tantangan terus berubah.

Kepemimpinan sejati pun tidak diukur dari seberapa cepat keputusan diambil, melainkan dari keberanian memilih yang paling berdampak serta keteguhan menolak yang tidak bernilai. “Pada akhirnya seperti emas, nilai kepemimpinan diuji oleh waktu. Bukan oleh momen. Semakin tepat keputusan yang diambil, semakin berharga warisan yang ditinggalkan dari waktu ke waktu,” katanya.

Melalui kegiatan edukasi finansial tersebut, selain mewariskan nilai kepemimpinan, Menteri Rini juga mengajak untuk memperkuat budaya perencanaan keuangan yang transparan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang. Investasi yang bijak perlu dipahami sebagai strategi menjaga stabilitas nilai sekaligus membangun ketahanan ekonomi keluarga dan bangsa.

“Sejalan dengan pepatah hemat pangkal kaya, perencanaan yang matang adalah kunci ketahanan masa depan, dan the best investment is the one that secures the next generation,” tambahnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani
Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur
Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna
BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing
Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka
Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 15:25 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani

Thursday, 22 October 2026 - 15:21 WIB

Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur

Thursday, 22 October 2026 - 14:22 WIB

Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna

Wednesday, 21 October 2026 - 20:52 WIB

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 October 2026 - 20:45 WIB

Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Friday, 23 Oct 2026 - 08:54 WIB