Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara

Monday, 2 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (tengah) berfoto bersama Chief Operating Officer PT Borneo Indobara, Raden Utoro (kedua dari kanan), Direktur 2 PT Borneo Indobara, Edi Siswandoro (kanan), Chief Executive Officer Golden Energy Mine (Holding Company PT Borneo Indobara), Bonifasius Huang (kiri), dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah, Iwan Soelistijono (kedua dari kiri) pascapenandatanganan jual beli layanan Renewable Energy Certificate di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (8/2).

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (tengah) berfoto bersama Chief Operating Officer PT Borneo Indobara, Raden Utoro (kedua dari kanan), Direktur 2 PT Borneo Indobara, Edi Siswandoro (kanan), Chief Executive Officer Golden Energy Mine (Holding Company PT Borneo Indobara), Bonifasius Huang (kiri), dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah, Iwan Soelistijono (kedua dari kiri) pascapenandatanganan jual beli layanan Renewable Energy Certificate di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (8/2).

daelpos.com – PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah kembali menyalurkan 23.040 unit Renewable Energy Certificate (REC) atau setara 23 megawatt hour (MWh) listrik hijau kepada PT Borneo Indobara (BIB) pada Minggu (8/2). Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen PLN bersama mitra dalam mendorong penggunaan energi ramah lingkungan di dunia industri pertambangan (green mining) nasional.

Dengan penambahan tersebut, penggunaan layanan REC oleh PT BIB kini menjadi yang terbesar di wilayah Kalimantan sebanyak 42.096 unit atau setara 42 MWh dari sebelumnya 19.056 unit sejak tahun 2023 lalu.

Chief Operating Officer (COO) PT BIB, Raden Utoro menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam mendukung pelaksanaan program Green Mining Realization, salah satunya melalui layanan REC. Menurutnya, kebutuhan daya listrik PT BIB yang diperkirakan mencapai 200 hingga 240 megavolt ampere (MVA) pada 2028, juga memerlukan dukungan suplai listrik dari PLN yang bukan hanya andal dan cukup, namun juga ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Indonesia dalam menuju pertambangan nasional yang berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam hal mengurangi emisi karbon secara aktif, meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mengurangi impor bahan bakar, dan tentunya mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Raden.

Raden melanjutkan, komitmen Green Mining Realization yang ditunjukkan oleh PT BIB bukan hanya melalui penggunaan layanan REC PLN. Pihaknya juga terus melakukan pendekatan ramah lingkungan dalam berbagai sektor, termasuk elektrifikasi armada operasional.

“Program ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia untuk skala besar, dengan target elektrifikasi pada 2026 sebesar 25 persen armada telah beralih ke listrik. Selanjutnya hingga 2028 ditargetkan mencapai 75 persen, serta pada 2028 – 2029 menuju target nol emisi,” jelasnya.

See also  Rajawali Pasundan Tekuk Indomaret di Babak Final Four

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi PLN dengan para pelaku industri dalam mendukung transisi energi bersih di Tanah Air. Pihaknya berkomitmen akan terus menyediakan layanan listrik hijau sebagai upaya untuk mendukung daya saing sektor industri Indonesia yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

“Kami berkomitmen penuh mendukung daya saing industri nasional dengan mendorong pemanfaatan energi bersih dan ramah lingkungan. PLN tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan produk hijau seperti REC untuk membantu pelanggan industri meningkatkan daya saing sekaligus berkontribusi pada agenda transisi energi nasional, khususnya green mining. Kolaborasi dengan sektor industri menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem energi bersih yang berkelanjutan,” ujar Adi.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono menyambut baik langkah PT BIB memanfaatkan layanan REC PLN sebagai bagian dari implementasi energi bersih dan praktek green mining. Iwan meyakini, kolaborasi tersebut dapat menjadi tolok ukur transformasi energi bersih bagi sektor pertambangan lainnya di Indonesia.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan PT BIB yang telah mengoptimalkan layanan REC sebagai salah satu komitmen dalam menjalankan praktek green mining. Semoga semangat ini bisa menginspirasi pelaku industri lain, sehingga manfaat transisi energi dapat semakin luas dirasakan,” ujar Iwan.

Layanan Green Energy as a Service (GEAS) REC adalah inovasi produk hijau PLN yang menjamin penggunaan energi baru terbarukan (EBT) secara transparan dan diakui internasional. Setiap sertifikat REC membuktikan bahwa listrik yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT atau nonfosil, dengan sistem pelacakan APX Tradable Instrument for Global Renewables (TIGRs) dari Amerika Serikat yang memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.
Sepanjang 2025, tercatat penjualan REC PLN secara nasional mencapai 6,43 terawatt hour (TWh) atau tumbuh 19,65 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pelanggan sektor industri dan bisnis terhadap produk energi hijau dari PLN sekaligus meningkatnya kesadaran pelanggan akan transisi energi.

Berita Terkait

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya
Anak Usaha PLN Nusantara Power Gandeng KEPCO KPS Bidik Pasar Global
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik per 1 Maret 2026, Pertamax Tembus Rp12.300/Liter
Gejolak Timur Tengah, Pertamina Prioritaskan Keselamatan Pekerja dan Perkuat Mitigasi Operasional Untuk Ketahanan Energi
Menjaga Terang, Menebar Berkah: PLN Indonesia Power Perkuat Keandalan Listrik Sumatra Utara dan Tebar Kepedulian Sosial di Momentum Ramadan 1447 H
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Global, Siap Masuk Pasar Internasional
Lagi, Dua Kilang Pertamina Raih Sertifikasi Keberlanjutan Internasional untuk Produksi SAF

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 19:47 WIB

Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara

Monday, 2 March 2026 - 13:42 WIB

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

Monday, 2 March 2026 - 11:06 WIB

Anak Usaha PLN Nusantara Power Gandeng KEPCO KPS Bidik Pasar Global

Sunday, 1 March 2026 - 20:46 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik per 1 Maret 2026, Pertamax Tembus Rp12.300/Liter

Sunday, 1 March 2026 - 20:14 WIB

Gejolak Timur Tengah, Pertamina Prioritaskan Keselamatan Pekerja dan Perkuat Mitigasi Operasional Untuk Ketahanan Energi

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Jakarta Festival Ramadan, UMKM Panen Rezeki!

Monday, 2 Mar 2026 - 22:15 WIB

Berita Utama

Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih

Monday, 2 Mar 2026 - 19:39 WIB