PLN EPI Kirim 6.700 Ton Cangkang Sawit ke PLTU Balikpapan, Direktur Biomassa Optimis Capai Target 2026

Monday, 9 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN EPI mengirimkan 6.700 ton biomassa jenis cangkang sawit ke PLTU Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan kapal tongkang dari Berau untuk mendukung program cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional.

PLN EPI mengirimkan 6.700 ton biomassa jenis cangkang sawit ke PLTU Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan kapal tongkang dari Berau untuk mendukung program cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional.

daelpos.com  – PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) terus berinovasi dalam upaya mencapai target pasokan yang tahun ini dipatok sebesar 3,65 juta ton. Teranyar, PLN EPI mengirimkan biomassa jenis cangkang sawit ke PLTU Teluk Balikpapan Kalimantan Timur menggunakan tongkang. Sekitar 6.700 ton biomassa diangkut dari Berau.

Direktur Biomassa PT PLN EPI, Hokkop Situngkir mengaku sangat senang dengan pencapaian tersebut. Menurutnya, pengiriman biomassa sebanyak 6.700 ton sekali kirim adalah yang terbesar. Sebelumnya, sudah ada pengiriman biomassa jenis sawdust menggunakan tongkang ke PLTU Tanjung Awar-awar Tuban sebanyak 5.600 ton.

“Ini adalah pengiriman terbesar. Sekali kirim 6.700 ton biomassa. Saya harap, ini adalah awal yang baik untuk mencapai target 3,65 juta ton di 2026 ini,” ujar Hokkop.

Menurut Hokkop, cangkang sawit merupakan salah satu jenis biomassa premium selain wood pellet. Kandungan kalori cangkang sawit, lanjut dia, cukup tinggi hampir menyamai kalori batu bara. Dengang demikian, cofiring biomassa di PLTU juga akan semakin besar lantaran kualitas cangkang sawit yang mumpuni.

Di sisi lain, pengiriman biomassa menggunakan tongkang sangat sesuai dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Ditambah lagi, hampir semua PLTU milik PLN bisa diakses via perairan dan memilik jetty sendiri. Selain itu, pengangkutan biomassa melalui perairan juga volumenya jauh lebih besar dibanding pengangkutan via darat.

Dijelaskan juga oleh Hokkop, raw material biomassa di Indonesia tersebar. Di Kalimantan, ucap dia, banyak cangkang sawit. Namun tidak demikian dengan pulau lain. Oleh karena itu, pengangkutan biomassa menggunakan tongkang merupakan salah satu solusi agar laut tak lagi jadi penghalang pendistribusian biomassa antarpulau di Indonesia.

“Bukan tidak mungkin ke depan, cangkang sawit dari Kalimantan dikirimkan ke PLTU di Sulawesi. Sebelumnya, sawdust dari Sulawesi pernah dikirimkan ke PLTU Tuban, Jawa Timur. Transportasi laut adalah salah satu solusi untuk pemerataan pasokan biomassa sesuai target di masing-masing PLTU,” ucap Hokkop.

See also  Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi

Pengiriman 6.700 ton cangkang sawit menggunakan tongkang membuat Hokkop makin optimis mencapai target pasokan tahun ini. Ia tidak memungkiri, target pasokan tahun ini naik signifikan dibanding capaian 2025. Namun ia yakin, dengan kerja keras, inovasi, dan kekompakan tim, target itu akan bisa dicapai.

“Salah satunya sekarang ini. Pengiriman biomassa cangkang sawit menggunakan tongkang membuat saya makin optimis target 3,65 juta ton bisa dicapai,” tutupnya.

 

Berita Terkait

PLN Nusantara Power Resmikan HRS Merah Putih Muara Tawar, Perkuat Kemandirian Teknologi Hidrogen
Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Cerita Perubahan dari Berbagai Daerah, Program TJSL PLN Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Jaga Keamanan Ekosistem Digital, PLN Icon Plus Raih Indonesia Cyber Security Summit 2026
Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat
Berikan Pengalaman Kerja bagi Talenta Muda, Pertamina Terima 539 Peserta Internship 2026
Semangat Kemerdekaan, PLN Icon Plus Sumbagsel Perkuat Akses Pendidikan Digital bagi Anak Indonesia
Pertalite Bisa Dibatasi Akhir 2026, Motor Dipastikan Aman

Berita Terkait

Friday, 14 August 2026 - 14:48 WIB

Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi

Friday, 14 August 2026 - 14:41 WIB

Cerita Perubahan dari Berbagai Daerah, Program TJSL PLN Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

Friday, 14 August 2026 - 14:34 WIB

Jaga Keamanan Ekosistem Digital, PLN Icon Plus Raih Indonesia Cyber Security Summit 2026

Thursday, 13 August 2026 - 17:46 WIB

Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat

Thursday, 13 August 2026 - 09:27 WIB

Berikan Pengalaman Kerja bagi Talenta Muda, Pertamina Terima 539 Peserta Internship 2026

Berita Terbaru

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB

Berita Terbaru

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Friday, 14 Aug 2026 - 17:34 WIB