Jaga Sawah Demi Pangan, Pemerintah Ambil Alih Kendali Lahan

Friday, 13 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah mengambil alih kewenangan 12 provinsi terkait perubahan fungsi lahan sawah agar ditangani secara terpusat oleh Kementerian ATR/BPN. Kebijakan ini bertujuan memperkuat perlindungan lahan sawah berkelanjutan demi mendukung target swasembada pangan nasional.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut. Menurutnya, kawasan transmigrasi juga memiliki potensi lahan persawahan yang bisa ikut dilindungi dalam program Lahan Sawah Dilindungi (LDS).

“Dari Kementerian Transmigrasi pada prinsipnya kami mendukung sekali program ini,” ujar Iftitah dalam rapat di Graha Mandiri, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan, Kementerian Transmigrasi mengelola Hak Pengelolaan Lahan (HPL) sekitar 3,2 juta hektare, yang di dalamnya terdapat ratusan ribu hektare lahan persawahan. Dari hasil pemetaan di kawasan transmigrasi yang berada di 12 provinsi lokasi khusus (lokus) penetapan LDS, tercatat sekitar 263.427 hektare lahan berpotensi dilindungi.

“Ini yang nanti bisa kita lindungi dan dukung dalam program LDS,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan kebijakan ini penting untuk mencegah alih fungsi lahan sawah, terutama yang berada di wilayah subur seperti Pulau Jawa.

“Swasembada pangannya harus berkelanjutan. Oleh karena itu untuk mencegah alih fungsi lahan sawah, dibentuk tim terpadu untuk percepatan kepastian lahan sawah,” ujar Zulkifli.

Pemerintah juga mendorong percepatan penetapan tata ruang untuk lahan pertanian pangan berkelanjutan di seluruh provinsi. Penetapan untuk 20 provinsi ditargetkan selesai pada kuartal pertama tahun ini, sementara 17 provinsi lainnya ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Apabila proses tersebut tidak selesai sesuai target, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN akan mengambil alih percepatan penetapan tata ruang tersebut.

See also  Hutama Karya Group Bantu Buka Kembali Akses Padang–Bukittingi Lewat Lembah Anai

Kebijakan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 yang menegaskan bahwa lahan sawah berkelanjutan tidak boleh dialihfungsikan. Jika terjadi pelanggaran, penggantian lahan harus dilakukan dengan rasio tertentu, mulai dari satu hingga tiga kali lipat luas lahan yang dialihkan dengan tingkat produktivitas setara.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Transmigrasi, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, serta Badan Informasi Geospasial.

Melalui program LDS, pemerintah berharap keberlanjutan produksi pangan nasional dapat terjaga sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

Berita Terkait

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil
Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital
Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua
84,99 Persen Perempuan Jakarta Terhubung Internet, AI Jadi Alat Pemberdayaan
Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi
Datang Malam-Malam ke Solok, Menteri Dody Cek Langsung Penanganan Pascabanjir
Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan Dan Banjir Rob di Demak

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:05 WIB

Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital

Friday, 2 October 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Friday, 2 October 2026 - 06:58 WIB

84,99 Persen Perempuan Jakarta Terhubung Internet, AI Jadi Alat Pemberdayaan

Thursday, 1 October 2026 - 14:51 WIB

Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Thursday, 1 October 2026 - 14:46 WIB

Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB