Masela Dikebut, Energi Nasional Diperkuat

Monday, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela di Laut Arafura, lepas pantai Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, Maluku. (Foto: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi)

Proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela di Laut Arafura, lepas pantai Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, Maluku. (Foto: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi)

daelpos.com – Pemerintah menegaskan percepatan pengembangan Blok Masela di Maluku sebagai langkah strategis menjaga kedaulatan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satya Hangga Yudha Widya Putra, menyebut proyek strategis nasional (PSN) Lapangan Abadi kini telah memasuki fase krusial. Sejak Februari 2026, proyek tersebut resmi masuk tahap pembangunan fisik, setelah penantian lebih dari 25 tahun.

“Momentum ini menandai pergeseran dari sekadar wacana administratif menjadi aksi nyata di lapangan,” ujar Hangga dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, urgensi proyek Blok Masela semakin tinggi seiring dinamika global yang kian memanas. Konflik di Timur Tengah, khususnya yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan di Selat Hormuz, dinilai berdampak langsung pada stabilitas energi dunia.

Lonjakan harga minyak mentah hingga menembus 110 dolar AS per barel pun menjadi tekanan serius bagi neraca perdagangan Indonesia yang masih bergantung pada impor energi.

“Dalam konteks ini, Blok Masela menjadi benteng energi domestik yang mampu menyuplai kebutuhan secara besar dan stabil,” tegasnya.

Dari sisi komersial, perkembangan proyek juga menunjukkan kemajuan signifikan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Inpex dan PT Pertamina (Persero) pada 30 Maret 2026.

Blok Masela diproyeksikan memiliki kapasitas produksi sebesar 9,5 juta ton per tahun (MTPA) LNG, 150 MMSCFD gas pipa, serta 35.000 barel minyak kondensat per hari.

Untuk menjaga keseimbangan antara keekonomian proyek dan kepentingan nasional, pemerintah telah menetapkan skema alokasi produksi yang terukur.

“Sebanyak 60 persen dialokasikan untuk pasar ekspor guna menjaga kelayakan ekonomi proyek, sementara 40 persen untuk kebutuhan domestik,” jelas Hangga.

Tak hanya memperkuat ketahanan energi, proyek ini juga diyakini membawa dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Maluku. Pemerintah memastikan adanya efek pengganda melalui pemberian participating interest (PI) sebesar 10 persen kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pembukaan lapangan kerja, hingga transfer teknologi.

See also  PLN Icon Plus Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Program TJSL di Kelurahan Limbungan

Hangga optimistis, dengan pengawalan lintas kementerian dan sinergi bersama pemerintah daerah, Blok Masela akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

“Ini bukan sekadar proyek energi, tapi fondasi bagi kebangkitan ekonomi wilayah timur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dorong Pemanfaatan Sampah Organik Bernilai Ekonomi, PLN EPI Integrasikan TPS3R dan Budidaya Maggot di Mataram
Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026 Kembali Diraih, Tegaskan Komitmen PLN Icon Plus pada Tata Kelola
PLN Hadirkan SPKLU Signature di Andara, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik yang Makin Masif
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi TOP GRC Awards 2026, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih
Pulihkan Pascabencana NTT, Pertagas Salurkan 120 Paket Bahan Pangan dan Hygiene Kit
PR INDONESIA Belajar Praktik Internal Communication dari Pertamina
RUPSLB Elnusa Tetapkan Perubahan Pengurus, Tegaskan Komitmen pada Tata Kelola dan Kesinambungan Bisnis

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 07:07 WIB

Dorong Pemanfaatan Sampah Organik Bernilai Ekonomi, PLN EPI Integrasikan TPS3R dan Budidaya Maggot di Mataram

Friday, 11 September 2026 - 18:32 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Signature di Andara, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik yang Makin Masif

Friday, 11 September 2026 - 17:08 WIB

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi TOP GRC Awards 2026, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Perusahaan

Friday, 11 September 2026 - 09:40 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Friday, 11 September 2026 - 06:39 WIB

Pulihkan Pascabencana NTT, Pertagas Salurkan 120 Paket Bahan Pangan dan Hygiene Kit

Berita Terbaru

foto ist

News

Pramono Buka Opsi CFD Jakarta Digelar Dua Kali Sepekan

Saturday, 12 Sep 2026 - 12:59 WIB

Berita Utama

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Saturday, 12 Sep 2026 - 10:13 WIB

Nasional

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Saturday, 12 Sep 2026 - 09:49 WIB