Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Friday, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah terus mendorong pengembangan desa wisata sebagai motor penggerak ekonomi lokal, termasuk di kawasan transmigrasi. Kementerian Transmigrasi menyatakan siap berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan potensi desa di kawasan transmigrasi menjadi destinasi wisata berdaya saing.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya integrasi pembangunan infrastruktur dan konektivitas dalam mendukung sektor pariwisata sesuai arahan Presiden Prabowo. Sehingga pendekatan tersebut dapat memperkuat potensi destinasi wisata di berbagai daerah.

“Kami ingin memberikan dukungan penuh, sinergi dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga, termasuk dengan Kementerian Transmigrasi karena benar, cukup banyak kawasan transmigrasi yang memiliki potensi di bidang pariwisata termasuk pengembangan ekonomi kreatif,” kata Menko AHY saat membuka acara Pameran Overlanding Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/4).

Menko AHY menambahkan kolaborasi yang tercipta dengan pendekatan infrastruktur dan konektivitas tadi, fisik maupun digital mampu menciptakan destinasi pariwisata yang berdampak signifikan pada perekonomian masyarakat setempat.

Sejalan dengan arahan tersebut, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan komitmen Kementrans untuk mendukung pengembangan desa wisata di kawasan transmigrasi melalui kolaborasi lintas kementerian.

“Kami dari Kementerian Transmigrasi siap mendukung dan berkolaborasi secara aktif dengan Kementerian Pariwisata untuk mengembangkan potensi-potensi lokal yang ada di kawasan transmigrasi, khususnya desa-desa wisata,” kata Mentrans dalam kesempatan yang sama.

Menteri Iftitah mmenambahkan, banyak desa wisata di kawasan transmigrasi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke depan. Pengembangannya akan dilakukan dengan memperhatikan arahan dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, terutama terkait aspek konektivitas dan infrastruktur.

“Desa-desa wisata yang ada di kawasan-kawasan transmigrasi yang akan kita kembangkan ke depan tentunya dibawa arahan dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Penilaian karena pastinya pariwisata itu akan teratau kaitannya dengan masalah konektivitas dan infrastruktur,” kata Mentrans.

See also  Komisaris PT. PMB Segera Disidang Kasus Perusakan Hutan Lindung Sei Hulu Lanjai Batam

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan sektor pariwisata saat ini didukung oleh lebih dari 2.000 desa pesisir yang tengah mengembangkan potensi wisata bahari sebagai penggerak ekonomi lokal, termasuk yang ada di kawasan transmigrasi.

“Banyak desa wisata kita berada di wilayah transmigrasi. Kita perlu berkolaborasi lebih kuat untuk menggerakkan dan mengembangkan kembali wisata berbasis alam Indonesia,” ujar Wamen Ni Luh.

Kementerian Pariwisata menargetkan 17 juta kunjungan wisatawan ke Tanah Air di tahun 2026. Sehingga pengembangan desa wisata membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar dapat meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas destinasi.

“Tahun ini target kunjungan kami adalah 16 hingga 17 juta wisatawan. Tahun lalu kami sudah achieve 15,4 juta wisatawan datang ke Indonesia,” tutur Wamen.

Kolaborasi antara Kementrans dan Kementerian Pariwisata diharapkan mampu mempercepat pengembangan desa-desa transmigrasi menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB