PHK Berkurang, Sektor Manufaktur Tetap Terpukul

Monday, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com — Kabar baik datang dari dunia ketenagakerjaan. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan tren pemutusan hubungan kerja (PHK) pada periode Januari–Maret tahun ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebagai perbandingan, pada Januari–Maret tahun lalu, jumlah korban PHK tercatat mencapai 34.211 orang. Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah dengan angka tertinggi, menyumbang sekitar 30,57 persen dari total kasus.

Penurunan angka PHK di awal tahun ini dinilai sebagai sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional, meskipun tantangan belum sepenuhnya hilang.

Faktanya, sektor manufaktur masih menjadi penyumbang terbesar kasus PHK. Industri seperti plastik, tekstil, garmen, hingga alas kaki tercatat paling terdampak. Kenaikan biaya operasional yang dipicu dinamika politik global disebut menjadi salah satu faktor utama yang menekan perusahaan.

Kondisi ini membuat sejumlah pelaku industri harus melakukan efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja, demi menjaga keberlangsungan usaha.

Meski begitu, pemerintah optimistis tren penurunan ini bisa terus berlanjut seiring membaiknya kondisi ekonomi dan stabilitas global.

Bagi para pekerja yang terdampak PHK, diharapkan tidak kehilangan semangat. Peluang kerja baru diyakini tetap terbuka, seiring pergerakan sektor-sektor lain yang mulai tumbuh.

Tetap kuat dan terus berusaha, karena setiap tantangan selalu membawa peluang baru.

See also  Menteri LHK Siti Nurbaya: Penting Prodi Environmental Diplomacy, untuk Atasi Hegemoni Ilmiah Ilmu Lingkungan dan Kehutanan

Berita Terkait

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 14:53 WIB

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya

Sunday, 14 June 2026 - 17:53 WIB

Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Berita Terbaru