Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran

Sunday, 10 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Senator asal NTB, Mirah Midadan Fahmid, menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akan memfokuskan Program KSB Maju Perumahan tahun 2026 kepada masyarakat miskin ekstrem atau desil 1.

Mirah menyampaikan dukungan terhadap kebijakan tersebut, namun mengingatkan agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan sosial.

“Saya menyampaikan dukungan sekaligus catatan kritis agar implementasi program tersebut benar-benar memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat paling rentan,” ujar Mirah, Minggu (10/5).

Menurutnya, langkah Pemkab KSB memprioritaskan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah merupakan kebijakan yang tepat dan sejalan dengan amanat konstitusi dalam menjamin kesejahteraan sosial serta hak masyarakat atas hunian layak.

Ia menjelaskan, pada APBD murni 2026, Pemkab KSB mengalokasikan penanganan 150 unit rumah, terdiri atas 50 unit pembangunan rumah baru dan 100 unit rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Fokus pada desil 1 adalah bentuk keberpihakan negara terhadap kelompok paling rentan. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh niat baik, melainkan kualitas implementasi di lapangan,” tegasnya.

Mirah menilai validitas data penerima bantuan menjadi faktor krusial dalam keberhasilan program. Penggunaan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), kata dia, harus dibarengi proses verifikasi dan validasi yang ketat dengan melibatkan pemerintah desa serta komunitas lokal.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan proses validasi akhir dilakukan secara terbuka dan akuntabel guna mencegah salah sasaran maupun ketimpangan antarwilayah.

“Jangan sampai program yang ditujukan untuk masyarakat miskin ekstrem justru salah sasaran akibat lemahnya pembaruan data. Transparansi dan akuntabilitas harus dikedepankan,” katanya.

Selain itu, Mirah turut menyoroti keterbatasan kemampuan swadaya masyarakat desil 1 yang diakui menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program tersebut.

See also  Putra Pertamina Pertamax dan Bank SumselBabel Menangi Laga Penutup

Menurut dia, pendekatan gotong royong tetap penting, namun perlu diperkuat dengan dukungan teknis, material, dan pendampingan intensif dari pemerintah daerah.

“Gotong royong adalah nilai luhur bangsa, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya solusi. Pemerintah daerah perlu memastikan adanya dukungan teknis, material, dan pendampingan intensif agar masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.

Mirah juga mendorong adanya strategi baru untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melalui edukasi, insentif sosial, serta kolaborasi dengan sektor swasta, lembaga sosial, dan organisasi masyarakat sipil.

“Pendekatan kolaboratif harus diperluas. Program ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi lintas sektor,” tambahnya.

Ia menegaskan, program perumahan sebaiknya terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan perlindungan sosial agar penanganan kemiskinan ekstrem berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Menyediakan rumah layak huni adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah memastikan masyarakat mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya secara berkelanjutan,” tandasnya.

Berita Terkait

Bukan Lagi Penonton, Saatnya Generasi Muda Ambil Peran Lewat Tim Ekspedisi Patriot
Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP
Akses Lembah Anai Telah Dibuka 24 Jam, Progres Penanganan Capai 73% 
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional
Gorontalo Apresiasi BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan
Kementerian PU Targetkan 10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru
Kementerian PU Luncurkan Buku 500 Hari Pembangunan Infrastruktur, Menteri Dody: Bukti Kerja Nyata untuk Rakyat
Perkuat Kelembagaan di Kementerian PU, Menteri Dody Lantik Kepala Biro Hukum, Kepala BPJT dan Staf Khusus Menteri

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 18:00 WIB

Bukan Lagi Penonton, Saatnya Generasi Muda Ambil Peran Lewat Tim Ekspedisi Patriot

Tuesday, 23 June 2026 - 18:59 WIB

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Monday, 22 June 2026 - 18:45 WIB

Akses Lembah Anai Telah Dibuka 24 Jam, Progres Penanganan Capai 73% 

Monday, 22 June 2026 - 18:26 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional

Sunday, 21 June 2026 - 14:10 WIB

Gorontalo Apresiasi BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:23 WIB