Pontianak – Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) mencetak sejarah usai menjadi juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Tim voli putra Indonesia itu mengalahkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian (FSI), di partai final yang digelar di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Minggu (17/5/2026).
Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Bhayangkara tampil agresif sejak awal pertandingan. Dukungan suporter di Kota Pontianak membuat semangat para pemain terus membara sepanjang laga.
Pada set pertama, JBP langsung mendominasi permainan. Keita menjadi motor serangan lewat spike keras dan dua service ace beruntun yang membawa Bhayangkara unggul 16-11.
FSI beberapa kali melakukan kesalahan servis hingga membuat keunggulan tuan rumah semakin lebar menjadi 22-17. Service ace Farhan membawa JBP mencapai set point sebelum spike Keita memastikan kemenangan set pertama 25-20.
Memasuki set kedua, FSI bangkit dan mulai memberi tekanan. Wakil Iran sempat unggul 5-3 dan membuat pertandingan berlangsung ketat.
Namun, Bhayangkara mampu mengejar lewat service ace Mozic yang menyamakan skor menjadi 8-8. Duel sengit terus terjadi hingga akhir set sebelum FSI merebut kemenangan tipis 26-24 untuk menyamakan kedudukan 1-1.
Pada set ketiga, atmosfer pertandingan semakin panas. Dukungan penuh suporter membuat GOR Terpadu A. Yani bergemuruh.
JBP akhirnya kembali unggul setelah memanfaatkan kesalahan lawan di poin kritis. Keita lagi-lagi menjadi penentu lewat spike keras yang menutup set ketiga dengan skor 25-23.
Di set keempat, FSI sempat memimpin di awal permainan. Namun Keita kembali tampil gemilang dengan tiga service ace beruntun yang membalikkan keadaan menjadi 7-5.
Monster block Simon dan permainan solid Bhayangkara membuat jarak poin terus melebar hingga akhirnya service ace Keita memastikan kemenangan 25-23 sekaligus mengunci gelar juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.
Pemain JBP, Farhan, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari tim yang diperkuat pemain-pemain kelas dunia.
“Buat saya pribadi pengalaman yang sangat berharga karena bisa satu tim dengan pemain-pemain top level, lawannya juga top level. Bangga bisa memberikan yang terbaik,” ujar Farhan.
Sementara itu, pelatih JBP Reidel Toiran menyebut keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi tim dan voli Indonesia.
“Luar biasa. Kita menjadi juara dan ini pencapaian yang sangat membanggakan,” kata Reidel.
Kapolda Kalbar sekaligus Manajer JBP, Irjen Pol Pipit Rismanto, juga mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya menjadi juara Asia.
“Alhamdulillah hari ini kita diberikan rezeki menjadi juara AVC. Ini bukan akhir, karena nanti dua tim ini akan berangkat mengikuti world championship,” ujarnya.
Kemenangan ini sekaligus menjadi balas dendam manis Bhayangkara Presisi setelah pada 2025 sempat kalah dari lawan yang sama. Selebrasi meriah pun pecah usai laga berakhir dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat maupun Indonesia.








