DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Sunday, 7 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar berjalan lancar, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut Rany, DPRD DKI tidak memiliki persiapan khusus terkait pelaksanaan SPMB lantaran seluruh mekanisme dan aturan penerimaan murid menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik). Meski demikian, fungsi pengawasan tetap dijalankan DPRD terhadap setiap kebijakan yang diterapkan.

“SPMB memang berlangsung setiap tahun dan aturan maupun mekanismenya menjadi kewenangan Dinas Pendidikan. Kami di DPRD mengawal setiap kebijakan yang diterapkan, baik aturan baru maupun mekanisme yang sudah berjalan sebelumnya,” ujar Rany, Minggu (7/6).

Rany mengatakan, DPRD akan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik selama proses penerimaan murid berlangsung. Ia berharap pelaksanaan SPMB terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.

Selain itu, ia menilai kebijakan Pemprov DKI yang menambah 103 sekolah swasta gratis dapat menjadi solusi bagi calon peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri.

Namun demikian, Rany mengakui tantangan terbesar dalam pelaksanaan SPMB masih terkait tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah sekolah favorit.

“Kadang masyarakat sudah memiliki pilihan sekolah tertentu untuk anaknya. Ketika kuotanya terbatas, tentu tidak semua bisa diterima. Karena itu, keberadaan 103 sekolah swasta gratis bisa menjadi salah satu solusi dan pilihan bagi masyarakat,” katanya.

Rany menjelaskan, sistem penerimaan berbasis domisili atau zonasi dibuat untuk mendekatkan akses pendidikan dengan tempat tinggal siswa. Dengan begitu, peserta didik diharapkan dapat belajar lebih optimal tanpa harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan.

Menurutnya, siswa yang harus berangkat terlalu pagi dan menempuh perjalanan jauh berisiko mengalami kelelahan sehingga berdampak pada konsentrasi belajar.

See also  Jalan Ambles Lenteng Agung Mulai Diperbaiki

“Tujuannya agar anak-anak bisa belajar secara maksimal. Kalau sekolah terlalu jauh, mereka harus bangun lebih awal dan pulang lebih lama. Kondisi itu tentu memengaruhi kualitas belajar mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai jalur penerimaan yang tersedia, baik melalui domisili maupun prestasi, diharapkan mampu memberikan kesempatan lebih luas bagi peserta didik sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

Lebih lanjut, Rany menyebut kemungkinan pembentukan posko pengaduan SPMB DPRD DKI masih akan dibahas bersama Disdik. Meski begitu, masyarakat dipastikan tetap memiliki saluran pengaduan apabila mengalami kendala selama proses pendaftaran.

“Mudah-mudahan SPMB tahun ini berjalan lancar dan semakin memudahkan masyarakat,” tandasnya.

ju

Berita Terkait

Sudinhub Jaksel Antisipasi Parkir Liar dan Pungli Saat CFD Rasuna Said
DKI Jadi Percontohan Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak
Kejar Tuntas Pengendalian Banjir, Pemprov DKI Targetkan 20 Proyek Rampung pada 2027
Jakarta Gelar Indonesia World Dance Festival 2026
HBKB 31 Mei Ditiadakan Saat Waisak 2570
Jalan Ambles Lenteng Agung Mulai Diperbaiki
Libur Idul Adha, Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Dua Hari
Mutasi Pejabat DKI Jadi Penyegaran Sekaligus Pemantapan Kinerja

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 18:27 WIB

DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Friday, 5 June 2026 - 18:38 WIB

Sudinhub Jaksel Antisipasi Parkir Liar dan Pungli Saat CFD Rasuna Said

Thursday, 4 June 2026 - 16:17 WIB

DKI Jadi Percontohan Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak

Saturday, 30 May 2026 - 17:11 WIB

Kejar Tuntas Pengendalian Banjir, Pemprov DKI Targetkan 20 Proyek Rampung pada 2027

Saturday, 30 May 2026 - 16:46 WIB

Jakarta Gelar Indonesia World Dance Festival 2026

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Sunday, 7 Jun 2026 - 18:27 WIB

Nasional

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Sunday, 7 Jun 2026 - 18:16 WIB