Dari Kelapa Lahir 4.000 Lapangan Kerja

Wednesday, 10 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Transformasi kawasan transmigrasi di Halmahera Utara mulai menunjukkan dampak nyata. Pengembangan industri hilirisasi kelapa tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas daerah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dalam skala besar bagi masyarakat setempat.

Dalam satu tahun terakhir, PT Natural Indococonut Organik (NICO) tercatat telah menyerap lebih dari 4.000 tenaga kerja, sekitar 85 persen di antaranya merupakan masyarakat lokal. Angka tersebut menjadikan perusahaan tersebut sebagai salah satu kontributor terbesar penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Halmahera Utara.

“Menurut saya angka ini sangat besar bagi ukuran masyarakat Halmahera Utara. Kehadiran industri seperti ini memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, saat mendampingi kunjungan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara bersama Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, Rabu (3/6) lalu.

Kabupaten Halmahera Utara memiliki sekitar 47.000 hektare perkebunan kelapa dengan lebih dari 6,9 juta pohon dan produksi mencapai sekitar 109 ribu ton per tahun. Potensi tersebut diperkuat melalui kebijakan hilirisasi yang memastikan lebih banyak hasil kelapa diolah di dalam daerah sehingga nilai tambahnya dinikmati oleh masyarakat setempat.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa masa depan Halmahera Utara tidak hanya bertumpu pada kelapa. Daerah ini juga memiliki komoditas unggulan lain seperti pala, cengkeh, dan kakao yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi berikutnya.

“Kelapa Halmahera Utara merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Tetapi selain kelapa, daerah ini juga memiliki pala, cengkeh, kakao, dan berbagai komoditas lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta pasar yang besar,” ujarnya.

Menurut Mentrans, perhatian terhadap potensi tersebut juga terlihat dari ketertarikan Duta Besar Tiongkok saat melihat langsung komoditas pala di lapangan.

See also  Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak 35 Persen

“Tadi ketika melihat pohon pala, Pak Dubes langsung meminta berhenti untuk melihat lebih dekat. Ini menunjukkan bahwa rempah-rempah seperti pala memiliki daya tarik tersendiri dan peluang pasar yang sangat menjanjikan,” kata Menteri Iftitah.

Selain membuka akses pasar, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah lahan HPL transmigrasi yang berstatus clean and clear guna mendukung masuknya investasi baru.

“Sudah ada investor yang mencari lahan untuk membangun industri di sini. Kami sedang memastikan beberapa HPL transmigrasi yang clean and clear agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pabrik-pabrik baru,” ujar Mentrans.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sabrin Sehe, menambahkan bahwa selain kelapa, daerahnya memiliki potensi besar pada komoditas pala, kakao, dan cengkeh yang layak dikembangkan bersama mitra internasional.

Ke depan, Kementerian Transmigrasi menargetkan kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi lokasi produksi komoditas, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, memperkuat industri pengolahan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“PT NICO menunjukkan bahwa ketika masyarakat lokal dilibatkan dan diberikan kesempatan untuk berkembang, industri dapat tumbuh dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Model seperti inilah yang ingin terus kita dorong dalam Transformasi Transmigrasi,” pungkas Menteri Iftitah.

Berita Terkait

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang
Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir
Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:52 WIB

Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Thursday, 11 June 2026 - 16:17 WIB

Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB