daelpos.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya mewujudkan swasembada energi nasional. Salah satu langkah strategis yang segera direalisasikan adalah peluncuran bahan bakar biodiesel B50 pada Juli 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara puncak Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Gorontalo, Rabu.
Dalam sambutannya, Prabowo optimistis Indonesia mampu mencapai kemandirian energi dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, pemerintah terus memperkuat pemanfaatan sumber energi domestik agar ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) dapat dihentikan.
“Tiga tahun lagi, maksimal empat tahun lagi, kita akan swasembada energi. Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk energi kita,” tegas Prabowo.
Kepala Negara menjelaskan, program biodiesel B50 menjadi salah satu tonggak penting menuju target tersebut. Dengan peningkatan campuran biodiesel berbasis minyak sawit hingga 50 persen, Indonesia diharapkan dapat mengurangi konsumsi solar impor secara signifikan sekaligus memperkuat nilai tambah komoditas dalam negeri.
Prabowo juga menekankan bahwa swasembada energi merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat ketahanan nasional. Selain menjaga stabilitas pasokan energi, kebijakan tersebut diyakini mampu menghemat devisa negara yang selama ini digunakan untuk impor BBM.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong hilirisasi dan pengembangan energi berbasis sumber daya domestik agar Indonesia semakin mandiri dan berdaya saing.
Peluncuran B50 pada Juli 2026 diharapkan menjadi langkah awal menuju target swasembada energi yang dicanangkan pemerintah dalam kurun tiga hingga empat tahun mendatang. (*)








