Dikelilingi Perkebunan Pohon Jati, Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola Rumputnya Standar FIFA

Monday, 29 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat guna mendukung pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Dibangun di atas lahan seluas 9,2 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.372 meter persegi, kawasan pendidikan terintegrasi ini juga memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 69.628 meter persegi. Lokasinya yang dikelilingi perkebunan pohon jati menciptakan suasana belajar yang sejuk dan nyaman. Selain itu, akses menuju sekolah juga cukup strategis karena berada tidak jauh dari Gerbang Tol Cikedung.

Menteri PU, Dody Hanggodo menyatakan Sekolah Rakyat ini merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Sehingga percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas bangunan.

“Paling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan. Saya paling anti mengorbankan kualitas, apapun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,” kata Menteri Dody.

Salah satu fasilitas yang menjadi daya tarik adalah lapangan sepak bola yang memiliki rumput berstandar FIFA menggunakan rumput alami jenis Zoysia matrella Linmer dengan ukuran garis lapangan 10,5 x 6,8 meter. Sementara bagian tepi (tembereng) ditanami rumput gajah mini. Lapangan ini juga dilengkapi lintasan atletik (running track) selebar 7,8 meter. Kehadiran lapangan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan prestasi para siswa di bidang olahraga.

Tak hanya itu, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi berbagai fasilitas modern, mulai dari gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, laboratorium, asrama siswa, rumah susun guru, gedung serbaguna, guest house, hingga lapangan upacara. Seluruh fasilitas tersebut dirancang dalam satu kawasan terpadu untuk mendukung proses belajar mengajar sekaligus pembinaan karakter siswa.

See also  Kementerian PUPR Bangun Sudetan Cisangkuy untuk Kurangi Risiko Banjir di Bandung Selatan

Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Jawa Barat, Tomi Hendratno mengungkapkan, hingga 28 Juni 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 80,16 persen dengan melibatkan sekitar 920 tenaga kerja. Proyek senilai Rp236 miliar ini dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dan PT Uno Tanoh Seuramoh.

“Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing), termasuk penuntasan penutupan atap yang ditargetkan rampung dalam pekan ini,” ujarnya di Indramayu, Senin (29/6/2026).

Tomi menambahkan, di balik kemajuan tersebut, pembangunan sempat menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya akses menuju lokasi proyek yang masih terkendala karena sekitar 2,2 kilometer jalan belum memiliki perkerasan. Saat ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga untuk mempercepat peningkatan akses tersebut melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Kementerian PU pun memastikan seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan standar mutu konstruksi meskipun waktu pelaksanaan relatif singkat. Pengawasan kualitas dilakukan secara ketat mulai dari pemilihan material, metode konstruksi, hingga pelaksanaan di lapangan agar bangunan aman, nyaman, dan berkelanjutan untuk jangka panjang.

Kehadiran Sekolah Rakyat Indramayu diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang modern, hijau, dan nyaman, sekaligus menjadi pusat pengembangan potensi akademik maupun olahraga bagi generasi muda.(#PU608)

 

Berita Terkait

Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern
Harga Pupuk Turun, Transmigrasi Siap Dukung Swasembada Pangan
Dari Proyek Strategis ke Panggung Dunia, Hutama Karya Paparkan Empat Riset Lean Construction di ISARC–IGLC 2026 Singapura
PAPDESI Deklarasi Dukung Penuh MBG dan KDMP
4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga
Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun
Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia
Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi

Berita Terkait

Monday, 29 June 2026 - 22:48 WIB

Dikelilingi Perkebunan Pohon Jati, Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola Rumputnya Standar FIFA

Sunday, 28 June 2026 - 13:22 WIB

Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern

Sunday, 28 June 2026 - 00:51 WIB

Harga Pupuk Turun, Transmigrasi Siap Dukung Swasembada Pangan

Sunday, 28 June 2026 - 00:30 WIB

Dari Proyek Strategis ke Panggung Dunia, Hutama Karya Paparkan Empat Riset Lean Construction di ISARC–IGLC 2026 Singapura

Sunday, 28 June 2026 - 00:02 WIB

PAPDESI Deklarasi Dukung Penuh MBG dan KDMP

Berita Terbaru

Energy

Selamatkan Industri, Bahlil Turunkan Harga LNG Industri

Monday, 29 Jun 2026 - 18:26 WIB

Olahraga

PBVSI Beri Apresiasi untuk Timnas Voli Putra Juara AVC 2026

Monday, 29 Jun 2026 - 16:21 WIB