Larang Konsep One Man Show, Mendes Ingin Realisasi Program SEHATI Berbasis Kolaborasi

Tuesday, 30 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan seluruh rangkaian pembangunan yang dimulai dari desa hingga level nasional. Oleh karena itu, ia melarang salah satu pihak menjadi aktor tunggal tanpa melibatkan kontribusi rakyat, pemerintah di semua tingkat, swasta, dan lain sebagainya.

Salah satunya dalam menyukseskan Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (SEHATI) yang merupakan kerja sama Kemendes PDT dengan Bank Dunia. Beberapa pihak digandeng langsung baik di tingkat K/L seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional maupun provinsi hingga kabupaten serta desa berikut dengan masyarakat secara menyeluruh.

“BRIN akan jadi aktif dan langsung terlibat dalam program SEHATI. Ada juga ormas dalam membuat program tolong dilibatkan semua unsur di desa apakah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, semuanya dilibatkan jangan sampai jalan sendiri-sendiri. Saya minta betul bapak ibu tidak one man show karena di Program SEHATI ada desa wisata jangan sampai ada salah satu pihak yang nggak setuju. Desa itu miniatur Republik ini jadi penting untuk kita kolaborasi,” paparnya saat Keynote Speech dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Ketahanan Pangan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim di Cikande, Serang pada Selasa (30/6/2026).

Kolaborasi dengan BRIN tertuang dalam Nota Kesepahaman tentang Sinergitas Riset dan Inovasi serta Pemanfaatannya dalam Mendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal yang ditandatangani kedua belah pihak.

Ruang lingkupnya meliputi pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dan daerah tertinggal, penguatan kelembagaan BUMDes dengan pelibatan aktif pemuda, rekognisi atas program yang dijalankan secara kolaboratif, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan.

See also  Tangani Kawasan Kumuh Talumolo, PUPR Kembangkan Potensi Wisata Tepi Air Kota Gorontalo

Nota Kesepahaman yang ditandatangani ini semakin memperkuat komitmen BRIN dalam kolaborasi dengan Kemendes PDT untuk memastikan pertumbuhan ekonomi di desa melalui modernisasi dan inovasi dalam memanfaatkan potensi yang ada.

Para peneliti hadir langsung ke desa juga diharapkan dapat memastikan regenerasi petani dan penduduk desa terus berjalan sehingga desa tidak akan terkubur menjadi cerita rakyat belaka.

“BRIN siap memberi dukungan, siap mendukung tugas-tugas penting untuk membantu Pak Menteri. Peneliti BRIN akan banyak ke desa untuk bisa memberikan diseminasi teknologi yang semakin lama semakin baik,” tegas Kepala BRIN Arif Satria.

Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan ekonomi desa selain melalui penguatan infrastruktur agar konektivitas semakin baik dan hasil produksi semakin mudah dipasarkan. Penerapan teknologi dan digitalisasi juga terus digencarkan sehingga petani dan penduduk desa bisa meningkatkan produktivitas yang bernilai tambah.

Tentu saja langkah ini melibatkan pemuda dengan kembali ke desa sebagaimana pesan Mendes Yandri melalui konsep octahelix karena sumber ekonomi di desa sangat besar sehingga harus dimaksimalkan pemanfaatannya.

Agenda ini dihadiri para kepala desa dan perangkatnya se-Provinsi Banten. Selain itu juga Wamendes Ahmad Riza Patria, Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian, Task Team Leader World Bank Jessica Ludwig, Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah, dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang mengikuti rangkaian pembukaan Sosialisasi Kebijakan Ketahanan Pangan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB