Inovasi Stick on Wall Percepat Finishing Sekolah Rakyat Sumedang, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Wednesday, 1 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerapkan inovasi metode stick on wall untuk mempercepat pekerjaan finishing pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi salah satu strategi percepatan agar fasilitas pendidikan terintegrasi tersebut dapat segera difungsionalkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat difokuskan pada percepatan penyelesaian dan pemenuhan standar kualitas agar fasilitas dapat dimanfaatkan masyarakat. Infrastruktur pendidikan yang memadai, menurut Menteri Dody, menjadi prasyarat penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Hingga 29 Juni 2026, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Sumedang telah mencapai 87,39 persen. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 7,3 hektare dengan total luas bangunan 27.372 meter persegi dan ruang terbuka hijau (RTH) seluas 47.961 meter persegi itu terus dikebut dengan melibatkan sekitar 820 tenaga kerja.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Jawa Barat, Tomi Hendratno menjelaskan penggunaan stick on wall diterapkan pada sejumlah pekerjaan finishing sebagai solusi untuk memangkas waktu pelaksanaan, khususnya pada pekerjaan plesteran dan acian dinding.

“Untuk strategi percepatan menghadapi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, kami melakukan penambahan tenaga kerja. Selain itu, kami juga melakukan inovasi pada beberapa pekerjaan finishing, antara lain penggunaan stick on wall untuk mempercepat pelaksanaan finishing plesteran acian,” ujar Tomi.

Selain mempercepat pekerjaan, lanjut Tomi, pihaknya juga mulai menyusun zonasi kawasan sekolah dengan memisahkan bangunan yang sudah siap digunakan dan area yang masih dalam tahap penyelesaian konstruksi. Langkah ini dilakukan agar proses belajar mengajar dapat dimulai tanpa mengganggu pekerjaan yang masih berlangsung.

See also  Indonesia Persiapkan Negosiator Handal untuk Perundingan Iklim Tingkat Global

Sekolah Rakyat Sumedang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan modern, mulai dari ruang kelas jenjang SD hingga SMA, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium kesenian, gedung serbaguna, kantin, dapur, hingga lapangan sepak bola dan basket. Saat ini, gedung sekolah, gedung serbaguna, kantin, dan dapur telah siap untuk difungsionalkan.

Di balik percepatan pembangunan, proyek ini menghadapi sejumlah tantangan. Lahan yang sebelumnya merupakan area persawahan mengharuskan proses pematangan lahan dilakukan terlebih dahulu, termasuk mengganti lapisan lumpur dengan material baru yang lebih stabil.

Sementara itu, kebutuhan air bersih masih mengandalkan pasokan PDAM yang saat ini hanya mampu mengalir setiap dua hari sekali. Ke depan, Kementerian PU akan berkoordinasi dengan pihak PDAM guna melakukan optimalisasi air.

Proyek yang dikerjakan PT Brantas Abipraya bersama PT Uno Tanoh Seuramoh melalui skema kerja sama operasi (KSO) ini juga mendapat dukungan aktif dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Selain memfasilitasi proses pengadaan lahan, pemerintah daerah berkomitmen membantu pembangunan gerbang utama sekolah dengan mengusung desain yang menampilkan kearifan lokal sebagai identitas kawasan pendidikan tersebut.(#PU608)

Berita Terkait

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa

Saturday, 15 August 2026 - 17:03 WIB

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru

News

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Sunday, 16 Aug 2026 - 12:26 WIB

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB