daelpos.com — Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran strategis sebagai pelaksana berbagai program prioritas pemerintah. Melalui penugasan yang terencana, tepat sasaran, dan didukung tata kelola yang kuat, BUMN diharapkan mampu mempercepat pembangunan nasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam rangka memperkuat peran tersebut, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menggelar rapat bersama jajaran pimpinan BP BUMN pada Selasa (8/7/2026).
Rapat itu dihadiri Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf, Sekretaris Utama BP BUMN Wahyu Kuncoro, serta Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Rabin Indrajad Hattari.
Pertemuan tersebut membahas berbagai penugasan strategis BUMN dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan kebijakan penugasan BUMN agar pelaksanaannya berjalan lebih efektif, akuntabel, dan selaras dengan prioritas pemerintah.
BP BUMN menilai, penugasan yang dijalankan BUMN perlu didukung koordinasi yang kuat antarpemangku kepentingan agar dapat memberikan hasil yang optimal. Dengan pendekatan tersebut, setiap mandat yang diberikan kepada BUMN diharapkan mampu mempercepat realisasi program strategis nasional, sekaligus memperkuat kontribusi BUMN terhadap pertumbuhan ekonomi.
Penguatan tata kelola juga menjadi perhatian penting dalam pembahasan tersebut. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan setiap penugasan dilaksanakan secara terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil, sehingga peran BUMN sebagai instrumen pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui langkah penyelarasan kebijakan dan penguatan koordinasi ini, BP BUMN menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peran strategis BUMN dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan fondasi tata kelola yang baik, BUMN diharapkan semakin adaptif dalam menjalankan mandat negara serta mampu menghadirkan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.








