daelpos.com – Pengguna jalan diminta menghindari ruas Jalan Kapten Tendean menuju Blok M, Jakarta Selatan. Sebab, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah setelah ditabrak truk pengangkut mesin bore pile.
Akibat insiden itu, petugas langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas guna mendukung proses evakuasi JPO dan mencegah risiko yang membahayakan pengguna jalan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus mengatakan, benturan keras membuat salah satu tiang penyangga JPO terlepas dari fondasinya. Karena kondisinya dinilai membahayakan, struktur jembatan harus segera dievakuasi.
“Rekayasa langsung berjalan,” ujar Bernad, Selasa (14/7).
Ia menjelaskan, selama proses evakuasi yang dimulai pukul 10.00 WIB, arus kendaraan menuju Blok M dialihkan. Kendaraan dari arah timur diarahkan berbelok di depan Polsek Mampang, sedangkan kendaraan dari arah Warung Buncit dialihkan melalui Underpass Mampang menuju Jalan Gatot Subroto.
Menurut Bernad, pihaknya telah menerjunkan 20 personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan untuk mengatur lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan.
“Kami sudah memitigasi beberapa titik, yaitu di turunan Mampang, lokasi kejadian, termasuk TL Santa. Rekayasa langsung berjalan begitu kendaraan berat evakuasi tiba di lokasi,” katanya.
Bernad menambahkan, truk yang menabrak JPO belum dapat dipindahkan. Evakuasi kendaraan baru dilakukan setelah struktur jembatan berhasil diturunkan dan dipastikan aman.
“Mohon mengikuti arahan petugas di lapangan dan mengutamakan keselamatan selama berkendara,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifky Rismal mengatakan, proses penanganan masih menunggu kedatangan alat berat. Tahap pertama yang dilakukan adalah memotong bagian atap JPO sebelum melepas struktur utama jembatan.
“Kita putus dulu, baru kita lepas gelagarnya. Mudah-mudahan menjelang sore proses penanganan sudah selesai dan berjalan optimal,” tandas Rifky.








