Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026

Thursday, 6 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Petugas PLN melakukan pengecekan kWh meter untuk home charging kendaraan listrik. Meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik di Indonesia juga berdampak pada peningkatan konsumsi listrik dari layanan Home Charging Services (HCS) PLN. Pada Semester I 2026, konsumsi listrik HCS tercatat sebesar 110,55 GWh atau meningkat sekitar 93,59 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 57,12 GWh.

Ilustrasi Petugas PLN melakukan pengecekan kWh meter untuk home charging kendaraan listrik. Meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik di Indonesia juga berdampak pada peningkatan konsumsi listrik dari layanan Home Charging Services (HCS) PLN. Pada Semester I 2026, konsumsi listrik HCS tercatat sebesar 110,55 GWh atau meningkat sekitar 93,59 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 57,12 GWh.

daelpos.com – Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia, minat masyarakat terhadap layanan pengisian daya di rumah (Home Charging Services/HCS) juga terus bertumbuh. Hal tersebut tercermin dari penambahan pelanggan baru HCS PT PLN (Persero) yang mencapai 21.865 pelanggan pada Semester I 2026, meningkat 9,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 20.053 pelanggan. Dengan penambahan tersebut, hingga Juni 2026 lebih dari 92 ribu pelanggan telah memanfaatkan layanan HCS PLN.

HCS merupakan layanan PLN yang menyediakan pemasangan perangkat pengisian daya kendaraan listrik di rumah. Dengan layanan ini, pelanggan dapat menikmati pengalaman mengisi daya kendaraan listrik secara lebih praktis dan efisien dari rumah, tanpa harus mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pertumbuhan jumlah pelanggan HCS mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menjadikan EV sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, tren ini juga menunjukkan respons positif masyarakat terhadap ketersediaan infrastruktur pendukung yang semakin siap dalam memenuhi kebutuhan pengguna EV.

“Meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia perlu didukung dengan layanan pengisian daya yang mudah, praktis, dan andal. PLN berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas. Salah satunya melalui layanan HCS yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengisi daya kendaraan listrik di rumah,” kata Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menambahkan bahwa sejalan dengan pertumbuhan pelanggan, konsumsi energi listrik untuk pengisian daya EV melalui layanan HCS juga terus menunjukkan tren positif. Pada Semester I 2026, konsumsi listrik tercatat mencapai 110,55 gigawatt hour (GWh), meningkat 93,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57,12 GWh.

See also  Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

“PLN melihat tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran kelistrikan dalam mendukung transformasi transportasi nasional. Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Fahrur Rozy.

Pemanfaatan layanan HCS turut didukung oleh berbagai program yang dijalankan PLN, salah satunya program HCS Ultima untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati harga spesial pemasangan HCS mulai dari Rp11,7 juta, bonus voucher listrik hingga Rp1,3 juta, serta diskon tarif listrik sebesar 30 persen untuk pengisian daya EV pada pukul 22.00–05.00 WIB. Program ini berlaku hingga 31 Desember 2026 dan pengajuannya dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile selama event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

“Berbagai program yang kami hadirkan merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Ke depan, PLN akan terus menghadirkan layanan pengisian daya yang andal dan inovatif guna mendukung percepatan transisi energi di Indonesia,” tutup Fahrur Rozy.

Berita Terkait

Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa
Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen
Dua Siswa MAN IC Serpong Wakili RI di Olimpiade Nuklir Dunia
PLN EPI Gelar Konsultasi Publik AMDAL Fasilitas Regasifikasi LNG, Perkuat Transisi Energi di NTB
Siapkan SDM Untuk Transisi Energi, PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA
Mesin Nggak Ngambek, B50 Aman Dipakai
Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah
Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Koto Panjang
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 17:10 WIB

Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026

Thursday, 6 August 2026 - 09:18 WIB

Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa

Wednesday, 5 August 2026 - 18:09 WIB

Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen

Wednesday, 5 August 2026 - 14:42 WIB

Dua Siswa MAN IC Serpong Wakili RI di Olimpiade Nuklir Dunia

Tuesday, 4 August 2026 - 20:31 WIB

PLN EPI Gelar Konsultasi Publik AMDAL Fasilitas Regasifikasi LNG, Perkuat Transisi Energi di NTB

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel

Thursday, 6 Aug 2026 - 16:41 WIB