Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Sunday, 9 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria menghadiri kegiatan Kolaborasi dan Dukungan ICMI DKI Jakarta untuk Jakarta dan Indonesia yang bertema “Masyarakat Siap Belajar dari Jepang untuk Kesiapsiagaan Indonesia “di Operational Room Kemendes PDT, Sabtu (08/08/2026).

Seminar ini dilaksanakan oleh ORDA ICMI Jakarta Selatan bekerja sama dengan Jepang.

Wamendes Ariza sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena Indonesia termasak salah satu negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Olehnya, karena tidak bisa mencegah terjadinya bencana tapi bisa mencegah dampak dari terjadinya bencana. Untuk itu, perlu belajar ke negara yang miliki kesiapsiagaan yang tinggi seperti Jepang.

“Pengalaman Jepang menunjukkan ketangguhan sebuah negara, bukan hanya dibangun oleh teknologi, tetapi juga oleh karakter masyarakat yang disiplin, terlatih, dan saling peduli,” kata Wamendes Ariza.

Dipaparkan Wamendes Ariza, Indonesia memiliki lebih dari 75 ribu desa, masing-masing memiliki karakteristik berbeda dan tantangan yang berbeda. Ada desa-desa pesisir dengan ancaman tsunami dan gelombang pasang. Ada desa-desa di lereng gunung yang harus selalu waspada terhadap erupsi dan lahan.

Ada desa-desa sepanjang aliran sungai yang setiap musim hujan menghadapi banjir dan tanah longsor. Ada pula desa-desa di kawasan hutan dan lahan gambut yang rentan terhadap kebakaran. Serta desa-desa di wilayah kering yang harus berjuang menghadapi kekeringan dan krisis air bersih.

“Tidak sedikit desa yang berada di kawasan patahan aktif dan bisa saja guncang gempa bumi tanpa peringatan,” kata Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Dikatakan Wamendes Ariza, membangun desa saat ini tidak cukup hanya membangun jalan, jembatan, irigasi, dan pergerakan ekonomi saja. Tapi, membangun desa juga harus membangun masyarakat yang tangguh yang miliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan semangat gotong royong untuk menghadapi setiap bencana.

See also  Menteri ESDM Optimis Indonesia Jadi Pionir Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Sebab ketika desa tangguh, kata Wamendes Ariza, Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih tangguh, kemudian desa dan wilayah tertinggal, terus mendorong pembangunan desa yang tangguh melalui penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan kualitas tata perolahan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor.

“Kami meyakini kesiapsiagaanan bencana harus menjadi bagian dari pembangunan desa. Tidak ada lembaga yang mampu untuk bekerja sendiri, pemerintah memerlukan akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, komunitas, dan masyarakat,” kata Wamendes Ariza.

Semangat kolaborasi inilah, kata Ariza yang kami dorong melalui pendekatan Octahelix agar setiap lembaga yang mengambil peran sesuai dengan kapasitasnya.

Wamendes Ariza mengajak seluruh kalangan untuk menjadi Sahabat Desa yang berarti hadir bukan ketika desa berkembang. Tetapi juga ketika desa menghadapi tantangan dan masalah. Menjadi Sahabat Desa berarti berbagi ilmu, pengalaman, teknologi, dan kepentingan kepada masyarakat desa agar semakin siap menghadapi berbagai risiko bencana.

“Saya mengajak Keluarga Besar ICMI, para akademisi, para profesional, Para Filantrofi, media, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari Sahabat Desa. Mari kita jadikan desa sebagai ruang pengabdian, ruang inovasi, ruang kolaborasi,” kata Ketua Orwil ICMI DKI Jakarta ini.

Wamendes Ariza mengatakan, membangun Indonesia harus dimulai dari desa. Ketika desa aman, desa tangguh, desa maju maka Indonesia akan semakin kuat menuju Indonesia Emas 2045.

Wamendes Ariza mengajak untuk belajar dari negara lain bukan berarti meniru seluruhnya, tetapi mengambil praktek terbaik sesuai dengan karakter dan kebutuhan Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Wamendes Ariza meninjau Bakti Sosial yang dilaksanakan bersamaan kegiatan dialog publik ini.

Bakti sosial berupa pengobatan gratis THT yang diikuti oleh 300 peserta yang dilaksanakan oleh Badan Otonomi Perempuan ICMI DKI Jakarta bersama ICMI Orwil DKI Jakarta.

See also  Peringatan Hakordia 2019 “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju”

Kegiatan ini merupakan rangkain dari Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Orwil DKI Jakarta yang akan digelar pada 26-27 September 2026

Berita Terkait

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital
Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik
Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa
Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal
Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 23:12 WIB

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 September 2026 - 20:59 WIB

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Friday, 25 September 2026 - 14:39 WIB

Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT

Friday, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa

Friday, 25 September 2026 - 11:49 WIB

Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal

Berita Terbaru

Berita Utama

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 Sep 2026 - 23:12 WIB

Berita Utama

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Saturday, 26 Sep 2026 - 20:59 WIB

foto ist

Nasional

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 Sep 2026 - 18:30 WIB