Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi

Monday, 10 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Penguatan kawasan transmigrasi tidak hanya membutuhkan pemetaan data teknis di lapangan, tetapi juga penyampaian narasi publik yang kuat dan menyentuh guna menggali potensi kawasan. Membekali 1.476 akademisi yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026, Kementerian Transmigrasi menekankan pentingnya komunikasi publik berbasis empati sebagai pijakan utama untuk menyingkap potensi ekonomi dan kearifan lokal di 53 kawasan transmigrasi.

Sesi pembekalan komunikasi publik di Jakarta pada Senin (29/7) ini menjadi krusial untuk menggeser paradigma komunikasi lama yang bersifat satu arah menjadi interaksi yang setara dan inklusif. Melalui sudut pandang praktisi lintas bidang jurnalis Marissa Anita, content creator dr. Nadhira Afifa, serta pendiri Suara Berkelas Bilal Faranov. Para peserta dibekali kemampuan teknis dan etika dalam menyusun narasi digital yang jujur, berdampak, dan terpercaya.

Pentingnya pemahaman komunikasi berbasis empati ini berdampak langsung pada cara peserta TEP 2026 berinteraksi dengan masyarakat lokal. Peserta diajak membangun kepercayaan (trust) dengan mengedepankan rasa hormat terhadap kearifan lokal melalui tutur kata yang santun, sehingga masyarakat menerima kehadiran TEP sebagai mitra tumbuh bersama, bukan sekadar penilai dari luar.

Pada pembekalan ini juga disampaikan pentingnya penyampaian narasi yang tajam menggunakan pendekatan kalimat aktif serta data riil yang dikemas secara jujur (genuine). Dengan begitu, potensi daerah dapat tersampaikan secara hidup tanpa harus bergantung pada produksi visual yang mewah.

“Tapi menurut saya yang paling pertama itu adalah bicaralah ke masyarakat setempat layaknya bagaimana kita mau diperlakukan. Jadi ketika bertanya ke mereka untuk menjawab rasa penasaran kita, baiknya lakukanlah dengan santun dan empatik,” ujar Marissa Anita.

Dalam sesi yang sama, dr. Nadhira Afifa turut menegaskan kepada peserta TEP 2026 bahwa konsistensi dan kebermanfaatan isi konten jauh lebih utama dibandingkan sekadar mengejar angka penonton (views).

See also  PLN dan J&F S.A Brasil Teken MoU di Depan Dua Presiden, Sepakat Kembangkan PLTA di Indonesia

“Sebenarnya yang penting adalah konsisten. Balik lagi, tujuan kontennya apa. Ketika tujuannya memang mau sharing data dan sesuatu yang genuine yang teman-teman yakin pasti ada value-nya untuk audience lalu ternyata viewers- nya dikit atau nggak ada yang komen, jangan patah semangat atau berhenti dulu,” ujar dr. Nadhira.

Melalui pembekalan ini, Tim Ekspedisi Patriot 2026 diharapkan mampu mengolah realitas lapangan menjadi narasi digital yang menginspirasi publik luas. Dampak akhirnya, kisah-kisah berbasis empati ini dapat memicu perhatian publik sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis guna mempercepat transformasi kawasan transmigrasi.

Berita Terkait

60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram yang Dibangun Kementerian PU
Wapres Tinjau Jembatan Lumut, Konektivitas Aceh Diperkuat
Borong 3 Penghargaan Gold Bintang 4, Hutama Karya Buktikan Komitmen pada TJSL & CSR Award BUMN Track 2026
Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama RI di Lombok Barat
Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga
Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU)
Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan
BULOG Hadirkan Beras Premium di Retail Modern
Tag :

Berita Terkait

Monday, 10 August 2026 - 09:34 WIB

Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi

Sunday, 9 August 2026 - 20:00 WIB

60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram yang Dibangun Kementerian PU

Saturday, 8 August 2026 - 13:38 WIB

Wapres Tinjau Jembatan Lumut, Konektivitas Aceh Diperkuat

Friday, 7 August 2026 - 22:51 WIB

Borong 3 Penghargaan Gold Bintang 4, Hutama Karya Buktikan Komitmen pada TJSL & CSR Award BUMN Track 2026

Friday, 7 August 2026 - 20:41 WIB

Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama RI di Lombok Barat

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Jakarta Investasi Talenta Digital, Kejar Transformasi Berkelanjutan

Monday, 10 Aug 2026 - 10:40 WIB

lustrasi / foto ist

Megapolitan

Kemenkeu Bidik Pemilik Rumah Kontrakan, Cuan Sewa Terpantau

Monday, 10 Aug 2026 - 10:23 WIB