daelpos.com – Penguatan kapasitas remaja dan optimalisasi peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) menjadi tujuan Workshop “Tentang Kita” yang diselenggarakan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Barat di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Kamis (20/8/2026).
Workshop ini menjadi wadah bagi pengurus dan perwakilan PIK-R untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terkait berbagai isu remaja sebagai bekal dalam mendukung tumbuh kembang dan perencanaan masa depan.
Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Barat, Dian Anggraini Susanthy, mengatakan remaja merupakan bagian penting dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam mengenali diri, membangun relasi, menentukan pilihan, dan mempersiapkan masa depan.
“Remaja merupakan bagian penting dalam pembangunan bangsa,” ujar Dian dalam sambutannya, Kamis.
Dian mengungkapkan, remaja tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ruang yang aman untuk berdiskusi, berekspresi, mendapatkan pendampingan, dan belajar mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Keberadaan PIK-R di Jakarta Barat, kata Dian, menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung pengembangan dan pemberdayaan remaja. Berdasarkan data New SIGA 2026, tercatat 216 PIK-R di Jakarta Barat yang berada pada jalur pendidikan dan jalur masyarakat.
“Angka ini bukan sekadar data administratif, tetapi merupakan gambaran bahwa terdapat ratusan ruang dan wadah yang dapat menjadi tempat bagi remaja untuk belajar, berkonsultasi, berbagi pengalaman, serta mengembangkan potensi dirinya,” katanya.
Melalui PIK-R, remaja diharapkan tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, keterampilan hidup, serta kemampuan menghindari berbagai perilaku berisiko.
Dian berharap Workshop “Tentang Kita” tidak berhenti pada penyampaian materi. Ia mendorong peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman.
“Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk bertanya, berdiskusi, saling berbagi pengalaman, dan memahami bahwa setiap remaja memiliki cerita, tantangan, serta proses tumbuh yang berbeda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dian berpesan agar para peserta mengenali diri, memahami pilihan, dan merencanakan masa depan. Ia juga mengingatkan remaja untuk tidak takut bertanya dan tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi persoalan.
“Kenali diri, kenali pilihan, dan rencanakan masa depan. Jangan takut untuk bertanya, jangan ragu untuk mencari bantuan ketika menghadapi masalah, dan jangan pernah merasa bahwa suara kalian tidak penting,” tuturnya.
Dian berharap Workshop “Tentang Kita” menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas remaja dan PIK-R di Jakarta Barat. Dengan demikian, 216 PIK-R yang telah tercatat tidak hanya menjadi angka administratif, tetapi menjadi ruang tumbuh yang aktif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan remaja.








