Tindak Lanjut Koordinasi Pascagempa, Menteri Dody Tinjau Kondisi Danau Kelimutu

Wednesday, 26 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo bergerak cepat meninjau langsung kondisi Kawasan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026). Peninjauan tersebut menindaklanjuti hasil koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, yang melaporkan adanya retakan pada kawasan danau akibat gempa bumi di Pulau Flores beberapa waktu lalu.

Menteri Dody mengatakan temuan tersebut telah lebih dulu ditindaklanjuti oleh jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) NTT. Pemeriksaan awal bahkan dilakukan menggunakan drone untuk memantau kondisi retakan dan kawasan sekitar danau dari udara.

“Dan sebetulnya, arahan Pak Mendagri sudah ditindaklanjuti oleh teman-teman di Balai Wilayah Sungai (BWS) NTT dan pada saat itu Dirjen Sumber Daya Air juga sudah datang untuk mengecek, bahkan sampai turunkan drone,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, retakan yang ditemukan masih tergolong tipis. Namun, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian serius mengingat aktivitas gempa masih terjadi dan berpotensi memperlebar retakan.

“Memang betul ada retakan, masih tipis, namun yang kita takutkan kan karena gempa masih terus terjadi yang kita takutkan retakannya tambah melebar,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan langsung, Menteri Dody mengatakan belum terlihat adanya tambahan retakan secara kasat mata. Namun, sejumlah titik longsoran baru terlihat di sekitar kawasan dalam satu hingga dua hari terakhir. Longsoran tersebut menyebabkan perubahan pada kondisi tepian danau.

Menteri Dody juga mencermati adanya aliran air yang cukup deras dari sejumlah titik di tebing sepanjang jalur dari Kota Ende menuju Kelimutu. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena diduga terdapat rekahan atau jalur rembesan yang memungkinkan air danau berkurang secara perlahan.

See also  Mendagri: Penting Simulasi Pemungutan Suara Berpedoman Penerapan Prokes Jelang Pilkada Serentak 2020

“Kalau danaunya melebar kan volume airnya menurun. Terus dilihat sepanjang jalan antara Kota Ende sampai ke Kelimutu banyak sisipan-sisipan air yang turun dari tebing dan itu cukup deras. Jadi memang menunjukkan ada mungkin retakan atau sisipan di dalam danau yang menyebabkan volume air berkurang sedikit-sedikit,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil peninjauan terhadap infrastruktur menuju kawasan Danau Kelimutu menunjukkan kondisi yang relatif baik. Menteri Dody memastikan jalan dan infrastruktur akses menuju danau masih dapat digunakan.

“Kalau dari sisi infrastruktur dan lain-lain ke arah menuju danau sih saya lihat masih bagus, tidak ada longsoran, tidak ada yang retak, masih okelah,” tuturnya.

Kementerian PU Siap Bantu Dampak Alami Pascagempa

Selain itu, Menteri Dody menyatakan penanganan kawasan Danau Kelimutu memerlukan koordinasi lintas kementerian. Hal ini mengingat kawasan danau berada di bawah kewenangan Taman Nasional dan Kementerian Kehutanan.

Oleh karena itu, Kementerian PU akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk membahas bentuk dukungan penanganan yang dapat diberikan.

“Nanti saya akan diskusikan dengan Menhut Pak Raja Juli, apa yang bisa saya bantu, bukan memperbaiki, tapi paling tidak men-slowing down lah proses alami karena gempa ini,” ujar Menteri Dody.

Kementerian PU akan terus memantau perkembangan kondisi kawasan pascagempa melalui koordinasi dengan instansi terkait. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi retakan, potensi longsor, serta dampak terhadap keberadaan air di Danau Kelimutu. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU dalam menjaga keberlanjutan kawasan Danau Kelimutu sebagai salah satu kawasan wisata di Pulau Flores.

Berita Terkait

18.504 Personel TNI-Polri Amankan 62 Aksi di Jakarta
Kawal Penataan BUMN dan Proyek Strategis Nasional, Hutama Karya Teken Kerja Sama Hukum dengan JAMDATUN Kejaksaan Agung
Kunjungi Sekretariat KCI, Viva Yoga: Pentingnya Memenuhi Hak Royalti Kepada Pencipta Lagu
Besok Ada Aksi di DPR, Jakartans Diminta Siap Atur Rute Perjalanan
Dorong Penegakan Hukum Pembakar Hutan dan Lahan, Ketua DPD RI Sultan: Kejahatan Ekologi Harus Diakhiri
Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru
Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi
BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 17:18 WIB

18.504 Personel TNI-Polri Amankan 62 Aksi di Jakarta

Thursday, 27 August 2026 - 16:54 WIB

Kawal Penataan BUMN dan Proyek Strategis Nasional, Hutama Karya Teken Kerja Sama Hukum dengan JAMDATUN Kejaksaan Agung

Thursday, 27 August 2026 - 09:29 WIB

Kunjungi Sekretariat KCI, Viva Yoga: Pentingnya Memenuhi Hak Royalti Kepada Pencipta Lagu

Wednesday, 26 August 2026 - 16:54 WIB

Besok Ada Aksi di DPR, Jakartans Diminta Siap Atur Rute Perjalanan

Wednesday, 26 August 2026 - 13:35 WIB

Dorong Penegakan Hukum Pembakar Hutan dan Lahan, Ketua DPD RI Sultan: Kejahatan Ekologi Harus Diakhiri

Berita Terbaru

Nasional

Di Tengah Tragedi Gaza, Anak TK Bandung Galang Donasi

Thursday, 27 Aug 2026 - 17:25 WIB

foto ist

News

18.504 Personel TNI-Polri Amankan 62 Aksi di Jakarta

Thursday, 27 Aug 2026 - 17:18 WIB