Tindak Lanjuti Asesmen, Kementerian PU Mulai Bongkar Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores

Monday, 31 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menindaklanjuti hasil pemeriksaan kondisi bangunan rumah ibadah Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus di Dampek, Kabupaten Manggarai Timur serta Masjid Nurul Huda Reo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing bangunan, dengan tetap memperhatikan keselamatan, kebutuhan pengguna, serta kearifan lokal masyarakat setempat.

Pendekatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau Gereja Santo Petrus dan Paulus Dampek serta Masjid Nurul Huda Reo pada Jumat (28/8/2026).

“Kalau bangunan kita kerjakan ulang, di manapun kearifan lokal harus dijaga. Jadi harus koordinasi dengan yang menggunakan atau mengelola bangunan tersebut,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat tiga massa bangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus Dampek yang diperiksa, yakni gedung peribadatan gereja, gedung aula gereja, dan rumah pastoran. Hasil pemeriksaan menunjukkan gedung peribadatan gereja dan gedung aula mengalami kerusakan struktural dan dinyatakan tidak aman untuk digunakan. Sementara itu, rumah pastoran tidak mengalami kerusakan dan dinyatakan aman untuk digunakan kembali.

Sebagai tindak lanjut, hari ini (Senin, 31/8/2026), jemaat gereja melakukan pembongkaran atau Cear Di’a serta pembersihan bangunan gereja dan aula. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan proses adat sebagai bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang melekat dalam kehidupan jemaat di Dampek.

Pihak gereja juga melakukan pengamanan aset-aset gereja sebelum pembongkaran bagian atap dengan melibatkan sekitar 30 jemaat, dibantu sekitar 20 personel Polda NTT untuk mendukung kelancaran dan keamanan proses di lapangan.

Selanjutnya Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) NTT menyiapkan penanganan Gereja Santo Petrus dan Paulus melalui pendekatan rancang bangun, dengan terlebih dahulu melakukan kajian terhadap kondisi struktur bangunan eksisting. Penanganan tersebut juga akan melibatkan pengurus gereja dalam proses perencanaan sehingga bangunan yang nantinya dibangun kembali tetap sesuai dengan kebutuhan jemaat dan karakter lokal.

See also  Menteri ESDM dan PLN Ajak Masyarakat Beralih ke Kendaraan Listrik Lewat Motor Konversi

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap Masjid Nurul Huda Reo menunjukkan struktur utama bangunan secara umum masih berdiri tegak. Namun, ditemukan sejumlah kerusakan pada elemen struktur dan nonstruktur. Hasil identifikasi menunjukkan kerusakan pada kolom level IV sebesar sekitar 4,67%, kolom level III sekitar 3,125%, kerusakan plafon sekitar 60% serta kerusakan dinding sekitar 10%.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, gedung utama Masjid Nurul Huda Reo dikategorikan rusak sedang, sehingga penanganan yang direkomendasikan meliputi pembongkaran seluruh plafon, pembongkaran pada bagian dinding yang mengalami retak lebih dari 6 milimeter, serta perkuatan struktur bangunan.

Kemudian untuk menara Masjid Nurul Huda Reo berdasarkan hasil pemeriksaan mengalami kerusakan berat dan sebagian telah runtuh sehingga direkomendasikan untuk dilakukan pembongkaran total. Sama seperti Gereja Santo Petrus dan Paulus, penanganan Masjid Nurul Huda Reo juga berdasarkan hasil asesmen dan tingkat kerusakannya, sehingga langkah rehabilitasi maupun pembangunan kembali dapat dilakukan secara tepat dan aman.

Kementerian PU melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) terkait terus melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap bangunan layanan publik yang terdampak gempa di Flores. Hasil asesmen menjadi dasar dalam menentukan apakah bangunan dapat digunakan kembali, memerlukan rehabilitasi dan perkuatan, atau harus dibangun kembali dengan prinsip build back better, yakni membangun kembali dengan standar keselamatan dan ketahanan yang lebih baik terhadap potensi bencana, tanpa menghilangkan karakter lokal serta kebutuhan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut.

Berita Terkait

Cegah Banjir Tanjungpinang, Menteri PU Dorong Penanganan dari Sungai hingga Muara
Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi
Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut, Libatkan Pekerja Lokal
Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi
Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027
Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal
Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa
Hutama Karya Kerahkan Excavator Bantu Pulihkan Akses Pascagempa di NTT

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 22:22 WIB

Tindak Lanjuti Asesmen, Kementerian PU Mulai Bongkar Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores

Monday, 31 August 2026 - 15:03 WIB

Cegah Banjir Tanjungpinang, Menteri PU Dorong Penanganan dari Sungai hingga Muara

Monday, 31 August 2026 - 00:33 WIB

Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi

Monday, 31 August 2026 - 00:30 WIB

Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut, Libatkan Pekerja Lokal

Sunday, 30 August 2026 - 12:59 WIB

Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi

Berita Terbaru

Berita Utama

Menteri Dody Pastikan Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

Monday, 31 Aug 2026 - 22:32 WIB

Energy

Proyek Gasifikasi Batubara di Kutai Timur Resmi Beroperasi

Monday, 31 Aug 2026 - 21:46 WIB

News

Danantara Kebut Merger PP dan Adhi Karya Tahun Ini

Monday, 31 Aug 2026 - 17:04 WIB